October 27, 2009

VITRIFIKASI HEMATOPOIETIC STEM CELL DARI DARAH TALI PUSAT MANUSIA DALAM UPAYA PEMBANGUNAN BANK STEM CELL DARAH TALI PUSAT DI INDONESIA

Tono Djuwantono, Firman Fuad  W., Trihanggono Achmad, Ferry Sandra, Harris Harlianto

(Kementerian Negara Riset dan Teknologi 2009)

 

Darah tali pusat (DTP) merupakan salah satu sumber sel punca hematopoitik. Penyimpanan DTP merupakan tahap penting yang menentukan kualitas dan jumlah sel punca untuk dapat digunakan di kemudian hari. Salah satu inovasi terbaru yang laik dipertimbangkan dalam tahap simpan beku DTP adalah metode pendinginan ultra cepat/ultrarapid cooling yang disebut vitrifikasi. Sebelum diaplikasikan, metode tersebut harus dinilai efektivitasnya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menilai perbedaan viabilitas, kadar malondialdehid, tingkat apoptosis dan jumlah sel CD34+ pada populasi sel mononuklear darah tali pusat yang diperkirakan mengandung sel punca hematopoitik, sesudah prosedur simpan beku dengan metode vitrifikasi dibandingkan dengan metode pendinginan lambat. Pada penelitian ini didapatkan viabilitas sel mononuklear DTP pascavitrifikasi (91,9%) lebih tinggi dibandingkan viabilitas pasca-slow cooling (75,5%) dengan nilai kemaknaan p = 0,003. Kadar MDA pada pascavitrifikasi (56,45 M) lebih tinggi dibandingkan dengan pasca-slow cooling (33,25 M) dengan nilai p < 0,001. Tingkat apoptosis pada pasca- vitrifikasi (5,18%) tidak berbeda bermakna dibandingkan dengan pasca-slow cooling (3,81%) dengan nilai p = 0,138. Jumlah sel CD34+ pascavitrifikasi (2,47 sel/ 12μL”> ) lebih rendah dibandingkan pasca-slow cooling (23,32 sel/ 12μL”> ) dengan nilai p = 0,001. Disimpulkan bahwa teknik vitrifikasi layak digunakan sebagai metode simpan beku sel mononuklear DTP karena luaran teknik vitrifikasi memiliki viabilitas yang lebih tinggi dibandingkan slow cooling. Selain itu, tingkat apoptosis sel mononuklear DTP pascavitrifikasi tidak berbeda dengan pasca-slow cooling.

Kata kunci:   Vitrifikasi, viabilitas sel, malondialdehid, apoptosis, CD34+, sel punca, darah tali pusat

Artikel terkait