December 20, 2019

Sosialisasi Tentang Pemanfaatan Budaya Lokal (Sunda) Sebagai Model Pengajaran Bipa Pada Universitas Sebelas April Sumedang

Kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Budaya Lokal (Sunda) sebagai Model Pengajaran BIPA pada Universitas Sebelas April, Sumedang, bertujuan untuk mengenalkan potensi budaya Sunda sebagai model pembelajaran BIPA kepada masasiswa karena semakin banyak warga asing yang ingin belajar budaya Sunda. Melalui pemanfaatan budaya Sunda, secara tidak langsung budaya Sunda akan terus

berkembang dan terjaga kelestariannya baik itu oleh warga negara asing maupun masyarakat Sunda itu sendiri. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga dapat memajukan produk lokal kedaerahan atau budaya lokal Indonesia sendiri. Tidak mudah memperkenalkan budaya Sunda ini kepada warga asing yang kemampuan bahasa Indonesianya masih terbatas, karena itu pengenalan budaya Sunda dapat dikemas secara menasik melalui pengenalan dan praktik budaya sehingga lebih bersifat interaktif. Diharapkan warga negara asing akan semakin mengenal kuliner Sunda dan dapat memperkenalnya ke pentas internasional, minimal ke negara mereka sendiri.

Maka dariitu tim PPM Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diketuai oleh Dr. Muhamad Adji, M.Hum. Dibantu dua anggotanya yaitu Dr. R. Yudi Permadi, M.Hum. Dan Dr. Sri Rijati Wardiani, M.Hum. Mengadakan penelitian mengenai sosialisai tentang pemanfaatan budaya lokal (Sunda) sebagai model pengajaran BIPA pada universitas sebelas april Sumedang. Dan yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah mahasiswa khususnya yang saat ini sedang belajar di Universitas Sebelas April, Sumedang.

Jawa Barat merupakan salah satu tujuan favorit bagi warga negara asing, baik yang tinggal maupun yang akan belajar di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Jawa Barat kaya akan sumber daya alam dan budaya. Alam Kota Bandung yang sejuk serta budaya masyarakat lokal yang kaya dan didiikuti dengan perilaku masyarakatnya yang santun membuat banyak orang asing yang menjadikan Kota Bandung sebagai destinasi. Dan membuat orang asing banyak yang tinggal di Jawa Barat, khususnya Bandung.Pemerintah Indonesia telah menyadari pentingnya diplomasi budaya dengan negara-negara lain dengan merintis program-program kerja sama, di antaranya melalui program Darmasiswa dan KNB (Kemitraan Negara-negara Berkembang). KNB ini merupakan beasiswa bagi orang asing yang akan melanjutkan studi di universitas-universitas yang ada di Indonesia.Sebelum melanjutkan studi, mereka diwajibkan untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia selama satu tahun sebagai bekal mereka selama tinggal di Indonesia dan ketika nanti kembali ke negaranya masing-masing. Dengan demikian, penting kiranya jika warga negara asing dipersiapkan untuk mengenal dan memahami budaya Indonesia.

Salah satu caranya dengan adanya sosialisasi budaya Sunda, warga negara asing yang sedang menuntut ilmu di Provinsi Jawa Barat tidak hanya mengenal dan mengetahui budaya Sunda, tetapi mereka juga akan dapat memahami karakteristik budaya Sunda, bahkan tertutup kemungkinan di waktu yang akan datang terlibat dalam kegiatan-kegiatan budaya Sunda di Jawa Barat. Langkah ini akan semakin menguatkan citra Jawa barat sebagai wilayah yang kental dengan nilai-nilai budaya lokal Kesundaan, sekaligus juga sebagai provinsi yang memiliki wawasan global karena telah mengikutsertakan warga negara asing dalam setiap kegiatan kebudayaan. Pengenalan pemanfaatan budaya Sunda pada pembelajaran BIPA ini dilakukan secara intensif dan frekuentatif. Kegiatan sosialisasi dan praktik budaya Sunda ini merupakan sarana agar generasi muda dapat mengenal lebih jauh budaya Sunda yang tangible dan dapat memanfaatkannya sebagai bahan ajar BIPA.

Secara keseluruhan kegiatan pengabdian Sosialisasi dan Praktik Kuliner Sunda ini berlangsung dengan lancar. Diharapkan setelah adanya kegiatan ini hal itu akan menguntungkan dan bermanfaat bagi semua pihak, baik mahasiswa maupun orang asing. Dengan adanya sosialisasi ini tentunya hal itu secara tidak langsung akan melestarikan budaya Sunda, dan membuat Budaya Sunda lebih dikenal oleh mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Sebelas April, Sumedang.

Penulis : Dr. Muhamad Adji, M.Hum.,Dr. R. Yudi Permadi, M.Hum.,Dr. Sri Rijati Wardiani, M.Hum.

Artikel terkait