December 13, 2019

Sosialisasi Studi Pontensi Air Tanah di Daerah Parigi dan Cintaratu, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat

Di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran terdapat banyak sekali sumber mata air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Mata air-mata air ini juga didukung oleh struktur geografis yang dimiliki oleh Desa Cigugur. Desa Cigugur memiliki batuan gamping yang terdapat di sungai-sungai dan mata air sehingga dapat menyaring kotoran yang terdapat di dalam air. Namun, kondisi air dari mata air yang terdapat di Desa Cigugur haruslah diperhatikan. Terdapat laporan dari berbagai masyarakat di Desa Cigugur yang menyatakan bahwa masyarakat mengalami berbagai penyakit setelah mengonsumsi air yang diambil secara langsung dari mata air yang berada di Desa Cigugur. Selain itu, masyarakat juga mengalami ketakutan karena air yang diambil dari mata air akan meninggalkan kerak berwarna putih. Masyarakat menjadi takut untuk mengonsumsi air yang terdapat di mata air Desa Cigugur. Masyarakat memilih mengonsumsi AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) yang menyebabkan masyarakat untuk mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk air minum. Padahal, jika air yang terdapat di mata air-mata air tersebut dapat diproses secara benar, maka masyarakat dapat melakukan efisiensi terhadap pengeluaran yang mereka miliki. Hal ini dapat disebabkan karena pecahan batuan gamping yang terlalu besar sehingga tidak dapat menyaring air secara sempurna. Air akan tersaring sempurna jika batuan gamping mengalami pecahan dan tercampur dengan pasir.

Selain itu, air yang terdapat di dalam mata air belum diuji kandungan kimiawinya. Jika belum diuji, maka ada kemungkinan bahwa air yang diambil secara langsungdari mata air memiliki senyawa yang berbahaya bagi tubuh manusia dikarenakan air tersebut mengalami kontaminasi dari daerah-daerah yang dilalui oleh aliran air tersebut.

Maka dari itu, kami selaku tim PPM Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diketuai oleh Dr.Eng. Boy Yoseph CSS Syah Alam, ST., MT dibantu dua orang anggota yaitu Abdurrokhim, ST., MT., dan Dr. Ir. Ismawan, MT. mengadakan sosialisasi mengenai “Studi Mengenai Potensi Air Tanah Berdasarkan Data Hidrogeologi dan Geofisika di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran”. Sosialisasi ini bertemakan bagaimana perangkat desa dan masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan potensi air tanah yang terdapat di Desa Cigugur. Selain hal tersebut, kami juga memberikan informasi tambahan mengenai pengelolaan keuangan secara sederhana. 

Kegiatan ini bertujuan untuk Memberikan informasi kepada masyarakat Desa Cigugur mengenai potensi mata air yang dimiliki oleh Desa Cigugur, Meningkatkan wawasan masyarakat Desa Cigugur mengenai syarat air bersih, air alkali, dan dampak air bagi kesehatan, dan Meningkatkan wawasan masyarakat Desa Cigugur mengenai bagaimana cara mengidentifikasi air layak konsumsi.

Yangmenjadi sasaran dari kegiatan ini secara umumnya adalah masyarakat Desa Cigugur dan secara khususnya adalah para pemegang jabatan dan tokoh kunci yang terdapat di Desa Cigugur. Materi yang disampaikan pada sosialisasi ini mengenai pengelolaan keuangan sederhana sehingga masyarakat menjadi mengetahui manfaat dan cara mengelola keuangan yang baik, masyarakat mendapatkan pemaparan mengenai air alkali dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan, masyarakat dapat mengetahui air seperti apa yang dapat dikonsumsi secara aman, dan masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara memanfaatkan air yang terdapat dari sumber mata air di Desa Cigugur.

Setelah diadakan acara sosialisasi Air tanah dan Cara Mengelola Keuangan masyarakat Desa Cigugur diharapkan dapat memanfaatkan wilayah desa-desa yang memiliki potensi sehingga dapat berkembang menjadi pusat parawisata,melakukan penelitian lebih lanjut terkait kandungan air basa di wilayah desa Cigugur,melakukan optimalisasi tempat pariwisata yang sudah ada,memberikan pengarahan pada masyarakat pentingnya membuang sampah pada tempatnya,memberikan pengarahan terkait instalasi toilet sesuai dengan prosedur agar tidak mengontaminasi air tanah di daerah kecamatan Cigugur,dan melakukan pengarahan lebih lanjut terkait dengan penyimpanan air hujan agar tidak mengalami kekeringan saat kemarau.

Penulis : Dr.Eng. Boy Yoseph CSS Syah Alam, ST., MT , Abdurrokhim, ST., MT., Dr. Ir. Ismawan, MT.

Artikel terkait