September 23, 2019

Sosialisasi Potensi Pariwisata Budaya di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung

Sektor pariwisata sedang digalakkan oleh pemerintah untuk menghasilkan devisa yang kelak akan menggantikan sektor minyak dan gas bumi yang akan habis dalam waktu yang tidak terlalu lama. Potensi-potensi yang dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata perlu digali dan dikembangkan menjadi suaru atraksi wisata adalah kuliner. Kecamatan Pangalengan, khususnya Desa Lamajang, memiliki beberapa jenis makanan dan minuman yang khas dan unik yang biasa disediakan dan disajikan untuk konsumsi sehari-hari atau keperluan tertentu.

Cita rasa dan proses pengolahan makanan dan minuman dapat dinikmati oleh wisatawan, maka akan mendapatkan pengasilan tambahan bagi penduduk di desa tersebut. Potensi kuliner tersebut belum sepenuhnya disadari oleh para penduduk desa. Hal itulah yang membuat tim pelaksana kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang diketuai oleh Dr. Awaludin Nugraha dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran mengadakan penyuluhan yang bertujuan untuk memotivasi dan memaksimalkan nilai tambah dari makanan dan minuman yang diproduksi. Penyuluhan tersebut dilaksanakan pada tanggal 2-3 Juli 2019.

 Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan cara penyuluhan, yaitu mengundang kelompok sadar wisata, karang taruna dan pelaku usaha kuliner untuk mendengarkan penyampaian tentang dasar-dasar kepariwisataan dan hospitalitas, potensi yang dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata, karakteristik wisatawan, cara mengembangkan potensi yang ada, upaya yang harus dilakukan untuk menjaga kualitas dan pengetahuan pemasaran jawa wisata.

Artikel terkait