November 29, 2019

Sosialisasi Pemrosesan Jagung dan Produk Turunannya Sebagai Produk Unggulan Desa Bojong

Pemrosesan Jagung dan Produk Turunannya Sebagai Produk Unggulan Desa Bojong merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat yang diintegrasikan dengan kegiatan riset dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Padjadjaran.

Desa Bojong yang merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bandung yang menjadi sorotan Universitas Padjadjaran untuk dijadikan sebagai lokasi Pengabdian kepada Masyarakat karena memiliki potensi dalam bidang pertanian yaitu jagung dan saat panen tiba, masyarakat yang bermata pencaharian petani jagung menghasilkan limbah tongkol jagung hingga terbengkalai dan belum ditemukan penyelesaian untuk mengurangi atau memanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna. Dalam kegiatan PKM terintegrasi tahun ini, tim yang diketuai oleh Prof. Dr. Eng. Camellia Panatarani, M.Si melakukan pembuatan karbon aktif dari bonggol jagung dan memberikan pelatihan pembuatan karbon aktif tersebut kepada masyarakat untuk pemanfaatan sisa tanaman jagung di Desa Bojong. Masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan dan mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat Desa Bojong dengan sangat baik.

Hal yang menjadi ancaman di Desa Bojong adalah peningkatan pengangguran yang terjadi secara besar-besaran akibat menurunnya sumber tanah liat yang digunakan untuk pembuatan batu bata. Dengan kondisi alamnya, Desa Bojong memiliki kekuatan yang sangat besar untuk meningkatkan dan menonjolkan produk unggulan daerah yaitu jagung dan produk turunannya karena Desa Bojong merupakan penghasil jagung dan sebagian besar wilayahnya ditanami tanaman jagung. Namun kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Bojong untuk pengolahan jagung dan produk turunannya membuat masyarakat menjual hasil tanaman jagung tanpa adanya nilai tambah. Melalui kegiatan ini kami akan mencoba memberikan pegetahuan dan pelatihan.

Maka dari itu untuk mengatasi permasalahan tersebut tim PPM melakukan kegiatan dengan memberikan pengetahuan dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengolah jagung dan produk turunannya. Kegiatan ini akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan KKN mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat turut serta mengembangkan potensi Desa Bojong baik secara langsung maupun tidak langsung. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok masyarakat petani jagung dan masyarakat yang sebelumnya merupakan pengrajin bata merah di Desa Bojong, Kabupaten Bandung.

Metode kegiatan ini menggunakan metode integrasi penelitian. tahapan yang mendukung penelitian ini dengan melakukan pertemuan dengan Kepala Desa Bojong untuk koordinasi, penyampaian informasi kegiatan dan perizinan kegiatan,melakukan survey lokasi dan koordinasi dengan wakil kelompok masyarakat,koordinasi dengan mahasiswa KKN, mempersiapkan kegiatan KKN, mengumpulan data sebelum kegiatan,mengevaluasi kegiatan yang dilakukan (perubahan terhadap khalayak sasaran)

Bentuk kegiatan ini berupa pembuatan arang aktif dari bonggol jagung dimulai dengan pengumpulan limbah bonggol jagung dari para petani. Bonggol jagung tersebut kemudian dikarbonisasi

dengan menggunakan tungku dari batu bata dan tanah liat dan tong.Hasil dari kegiatan hari tersebut adalah bonggol jagung yang udah dikarbonisasi menjadi arang.Setelah menjadi karbon kemudian diaktivasi dan diuji di Laboratorium PRINT-G.Setelah berhasil membuat arang aktif, kemudia tim melakukan pelatihan sosialisasi kepada warga Desa Bojong agar warga Desa Bojong dapat mmebuat karbon aktif secara mandiri. Dan diadakan juga kegiatan pelatihan dan sosialisasi pembuatan arang aktif dari bonggol jagung mendapat sambutan antusias dari warga Desa Bojong.

Setelah diadakan kegiatan ini diharapkan ilmu yang sudah diberikan bisa dimanfaatkan dan diterapkan secara berkepanjangan agar produk yang dihasilkan menjadi produk unggul.

Artikel terkait