November 30, 2019

Sosialisasi Efektivitas Pasta Gigi Mengandung Dan Tidak Mengandung Enzim Terhadap Indeks Kebersihan Mulut (OHI-S)

Rongga mulut merupakan satu pintu masuk berbagai mikroorganisme dan yang bersifat patogen dapat menimbulkan penyakit pada organ tubuh lain. Menurut data Riskesdas tahun 2018, sebanyak 57,6 % populasi Indonesia pernah mengalami masalah pada gigi dan mulut, tetapi hanya 10,2 % yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi. Hal ini berarti hanya 1 dari 5 penduduk Indonesia yang mendapat pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Data tersebut bertolak belakang dengan dengan data bahwa 94,7 % penduduk Indonesia yang berumur lebih dari 3 tahun menyikat gigi setiap hari, namun hanya 28 % yang menyikat gigi dengan benar.1,2,3 Kebersihan gigi dan mulut dapat diukur melalui indeks Simplified Oral Hygiene Index (OHI-S) Green and Vermillion. Indeks OHI-S dihitung berdasarkan pengukuran debris dan kalkulus yang menutupi permukaan gigi pada 6 gigi yaitu gigi 16, 11, 26, 36, 31, dan 46. Enam permukaan gigi yang diperiksa adalah permukaan bukal/labial gigi molar 1 kanan atas permanen, insisivus 1 kanan atas permanen, molar 1 kiri atas permanen, gigi insisivus 1 kiri bawah permanen dan permukaan lingual gigi molar 1 kiri dan kanan bawah permanen.

            Oleh karena itu tim pelaksana kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang diketuai oleh Dr. Hening Tjaturina Pramesti, Dra. MS dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad) melaksanakan Pengabdian pada masyarakat ini di Pondok Pesantren Ma’had Al- Islam Kampung Pesantren, Desa Cimekar RT 5 / RW 10, Cileunyi, Cimekar, Bandung , Jawa Barat pada bulan Juli 2019. Pondok Pesantren Ma’had Al-Islam dipilih sebagai lokasi penelitian karena berada di Kabupaten Bandung dan subjek penelitian pada Pondok Pesantren tersebut dapat memenuhi kriteria inklusi penelitian

          disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai antara sebelum dan sesudah penggunaan pasta gigi mengandung enzim maupun tidak mengandung enzim dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada nilai efektivitas pasta gigi mengandung enzim dengan pasta gigi yang tidak mengandung enzim. Penggunaan pasta gigi mengandung enzim dinilai memiliki efektivitas yang sama dengan pasta gigi yang tidak mengandung enzim

Artikel terkait