November 27, 2019

Sosialisasi Bahan Biopreservatif dan Teknik Pengawetan pada Produk Pangan di Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi

Hingga kini banyak produk makanan yang dihasilkan UKM pangan yang tidak bertahan lama selama penyimpanan, atau memiliki umur simpan yang singkat di suhu ruang sehingga tidak menguntungkan secara ekonomi. Hal ini disebabkan makanan yang diproduksi umumnya tidak menggunakan bahan pengawet atau teknik pengawetan pangan, walaupun terdapat bahan kimia atau bahan pengawet yang diperbolehkan untuk pengawetan pangan.Kurangnya pengetahuan UKM yang bergerak di bidang pangan mengenai teknologi pengawetan pangan. Sehingg permasalahan yang ditemukan banyaknya produk makanan yang dihasilkan tidak bertahan lama, atau memiliki umur simpan yang singkat di suhu ruang sehingga tidak menguntungkan secara ekonomi. Hal ini disebabkan makanan yang diproduksi umumnya tidak menggunakan bahan pengawet atau teknik pengawetan pangan, walaupun terdapat bahan kimia atau bahan pengawet yang diperbolehkan untuk pengawetan pangan. Kurangnya pengetahuan produsen makanan mengenai teknologi pengawetan pangan perlu dibantu dengan melakukan sosialisasi mengenai pengetahuan bahan pangan, bahan pengawet, teknik pengawetan pangan,dan perlakuan sanitasi pada produksi pangan. Dengan adamya permasalahan tersebut maka dilakukan sosialisasi mengenai pengetahuan bahan pangan, bahan pengawet, teknik pengawetan pangan, dan perlakuan sanitasi pada produksi pangan.

Maka dari itu Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diketuai oleh Dr. Tita Rialita, S.Si. Dan dibantu dua rekannya yaitu Dr.Ir. Debby Moody Sumanti, MS. dan Dr. Edy Subroto, STP., MP. 

Program PPM ini pun terintegrasi dengan kegiatan KKNM Unpad, yang melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas (F. Kedokteran, F. Keperawatan, Fikom, Fapet, dan Biologi).Dalam menjamin keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan dengan melakukan sosialisasi mengenai pengetahuan bahan pangan, bahan pengawet, teknik pengawetan pangan, dan perlakuan sanitasi pada produksi pangan. 

Tim PPM melakukan tiga bentuk kegiatan yang pertama melakukan survei awal untuk mendapatkan informasi tentang permasalahan yang hadapi untuk solusi atas permasalahannya, yang kedua melakukan kunjungan lapangan langsung ke lokasi AKSARA untuk mengetahui kondisi yang dihadapi, yang ketiga osialisasi keamanan pangan, bahan pengawet, dan teknik pengawetan pangan.

Kegiatan penyuluhan dilakukan langsung kepada UKM sasaran yaitu UKM Gepuk dan Abon Shantika, UKM Sambel Siap Lada, UKM Dapur Mulaika. Penyulahan dilakukan melalui metode ceramah dan pemberian modul mengenai Good Manufacture Practices (GMP), Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang diijinkan dan tidak diijinkan, serta Teknik-Teknik Pengawetan Pangan.Selain itu diberikan pula bantuan berupa alat cup-sealer untuk UKM Sambel Siap Lada.

Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini pengetahuan pengusaha makanan di Kelurahan Sukamanah menjadi meningkat, dan membantu mengatasi permasalahan pemasaran yang selama ini dihadapi. 

Artikel terkait