October 5, 2010

Senyawa Antikanker dari Daun Dadap Ayam (Erythrina Variegata)

Dr. Tati Herlina, M.Si. Dr. Zalinar Udin Nurlelasari, M.Si Fakultas: MIPA Sumberdana: Fundamental Tahun: 2010 Abstrak: Erythrina atau “dadap ayam” adalah tanaman telah lama digunakan masyarakat sebagai obat tradisional untuk pengobatan malaria, kanker, dan kesuburan. Dalam perjalanan penelitian kami yang berkelanjutan untuk agen baru anti-kanker dan anti-malaria dari tumbuhan Indonesia. Ekstrak metanol dari kulit batang Erythrina variegata (Leguminosae) menunjukkan aktivitas signifikan anti-kanker terhadap kanker payudara T47D jajaran sel in vitro dengan menggunakan Sulforhodamine yang B (BPRS) assay dan anti-malaria Plasmodium falciparum terhadap aktivitas in vitro dengan menggunakan laktat dehidrogenase (LDH) assay. Dengan menggunakan aktivitas anti-kanker dan anti-malaria proses pemilahan dilakukan, ekstrak metanol dipisahkan dengan kombinasi kromatografi kolom. Struktur kimia anti kanker dan senyawa anti-malaria ditentukan berdasarkan bukti spektroskopi dan perbandingan dengan sebelumnya dicatat dan diidentifikasi sebagai A. Erystagallin. Erystagallin A menunjukkan aktivitas anti-kanker melawan kanker payudara T47D sel-garis in vitro digunakan dengan IC50 3,3 ug aktivitas/ml dan anti-malaria terhadap kedua strain parasit in vitro digunakan dengan IC50 sebesar 0,02 ug/mLagainst 3D7 dan 6.0?g/mL terhadap K1, masing-masing. Hasil ini menunjukkan bahwa kulit batang E. variegata yang menjanjikan menjadi sumber-sumber untuk agen anti-kanker dan anti-malaria. Kata kunci: Anti-kanker, anti-malaria, erystagallin A, Erythrina variegata

Artikel terkait