October 22, 2005

Sanitasi Ruang Penampungan Susu dan Pengaruhnya Terhadap, Jumlah Bakteri Dalam Air Susu di KUD Tandangsari Tanjungsari,

Eulis Tanti Marlina, S.Pt.,MP., Yuli Astuti Hidayati, Ir.,MP. dan Wowon Juanda, Ir.,MS. Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIK Tahun: 2005 Abstrak: Penelitian tentang sanitasi ruang penampungan susu dan pengaruhnya terhadap jumlah bakteri dalam air susu di KUD Tandangsari Tanjungsari, telah dilaksanakan di TPS KUD Tandangsari Tanjungsari dan Laboratorium Mikrobiologi dan Pananganan Limbah Jurusan Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini bertujuan mengamati dan menghitung jumlah bakteri yang terdapat pada udara, lantai dan dinding ruang penampungan susu di KUD Tandangsari Tanjungsari serta mengamati dan menghitung jumlah bakteri yang terdapat pada air susu yang terkumpul di KUD Tandangsari Tanjungsari. Penelitian ini menggunakan metode survey dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan bakteri yang terdapat di ruang penampungan susu di KUD Tandangsari yang terdiri dari rata-rata densitas bakteri di udara sebelum dibersihkan di udara pagi hari 16.555,62 CFU/jam/m2 sore hari 19.648,02 CFU/jam/m2,di lantai pagi hari 4989,82 CFU/m2 sore hari 5213,85 CFU/m2, di dinding pagi 5580,45 CFU/m2 sore hari 6171,08 CFU/m2. Setelah dibersihkan di udara pagi hari 12.796,98 CFU/jam/m2 sore hari 10.747,96 CFU/jam/m2 ,di lantai pagi hari 2566,19 CFU/m2 sore hari, 2810,59 CFU/m2 , di dinding pagi hari 4826,88 CFU/m2 sore hari 4215,89 CFU/m2. Jumlah total bakteri dalam susu sebesar 4,29 x 10 6 CFU/ml pada pagi hari dan 7,8 x 106 CFU/ml pada sore hari, masih di atas batas maksimum yag disyaratkan oleh SNI 2000 Kata kunci: sanitasi, susu, jumlah total bakteri

Artikel terkait