October 23, 2009

Rancang Bangun Model Mesin Pellet Dan Rekayasa Sosial Usaha Peternakan Ayam Skala Menengah Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Daging Unggas Berbasis Sumber Daya Lokal

Rd. Hery Supratman, Ir., MS. Dr. Ir. Hj. Tjitjah Aisjah, MS. Dwi Cipto Budinuryanto, Drh.,MS Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: STRATEGIS NASIONAL Tahun: 2009 Abstrak: Ketergantungan peternak unggas terhadap industri pakan multi nasional sekarang ini sangat kuat, hal ini bisa terjadi karena adanya jaminan mutu pakan dan kontinuitas suplai dari pabrik, sehingga kepastian memproduksi ternak dalam jumlah besar menjadi sangat mungkin. Disisi lain perusahaan multi nasional ini merupakan saingan terbesar dalam dunia perunggasan, mereka bukan hanya bergerak dibidang pakan ternak saja tetapi juga menguasai anak ayam (DOC), telur dan ayam potong sampai produk daging olahan. Dominasi usaha tersebut mengakibatkan harga ransum yang seolah-olah ditentukan oleh pengusaha besar. Penelitian exploratip dan kaji terap terhadap potensi bahan baku pakan dan teknologi lokal perlu terus digali dan dikembangkan oleh tenaga terdidik, praktisi maupun peternak yang masing-masing memiliki keterbatasan dan kelebihan sehingga bila semua bisa bekerjasama secara sinergi, berkelanjutan dan profesional serta didukung dengan kebijakan pemerintah, bukan hal yang tidak mungkin akan mampu menstimulir tumbuhnya peternak-peternak mandiri yang efisien. Pada saat ini peluang peluang kerja tenaga terdidik ini terbatas, karena pangsa pakan ternak dikuasai hanya oleh beberapa pabrik besar yang memiliki beberapa cabang di tiap kota yang mampu mengcover seluruh kebutuhan ransum baik yang dimiliki peternak rakyat atau perusahaan. Satu perusahaan cukup memiliki satu atau dua orang nutrisionist yang mampu memberi pelayanan formulasi untuk beberapa pabrik. Besarnya potensi daya dukung bahan baku lokal dan banyaknya tenaga terdidik dibidang peternakan dan tingginya pengangguran tenaga produktif bukan hal yang tidak mungkin apabila disetiap daerah berkembang pabrik pakan sebagai usaha baru atau membangun peternak mandiri yang tidak menggantungkan seluruh pakan ternaknya pada pabrik besar. Penguasaan teknologi pembuatan pakan bentuk pellet yang adaptif dengan peralatan dan bahan baku lokal harus terus ditingkatkan. Pellet yang baik hanya akan dapat dihasilkan oleh tenaga terlatih, alat yang memadai dan standar operasional proses yang tepat. Penelitian pendahuluan yang telah dilakukan tim peneliti adalah: mengenai manajemen prosses yang meliputi formulasi, perlakuan fisik pada bahan baku sebelum dimixing jadi ransum bentuk mash (preconditioning) dan perlakuan ransum bentuk mash dalam tabung conditioner sebelum dicetak menjadi pellet pada alat yang di design dengan bahan bahan lokal. Namun demikian hasil penelitian awal tersebut masih memerlukan pengkajian lebih lanjut yaitu pengembangan model mesin pellet dalam skala yang lebih luas dan pemanfaatannya untuk industri menengah dan masyarakat pedesaan. Berdasarkan fenomena di atas perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang berorientasi pada produk berupa

Artikel terkait