October 23, 2001

Rancang Bangun Mesin Penghancur Kulit Pisang untuk Bahan Baku Pembuatan Bokashi.

Dr. Ir. H.Roni Kastaman, MT, Ir. Sudaryanto, MS, Ir. Betty Dewi Sofiah, MS Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2001 Abstrak: Untuk mendapatkan karakteristik fisik kulit pisang untuk merancang bangun mesin penghancur kulit pisang sebagai bahan baku campuran pupuk organik (bokashi), telah dilakukan penelitian di Laborotorium Alat dan Mesin Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran pada bulan April 2001 hingga November 2001. Penelitian ini adalah untuk memanfaatkan limbah kulit pisang agar secara ekonomi lebih menguntungkan. Penelitian ini menggunakan metode rancang bangun dengan mengikuti beberapa tahapan sebagai berikut : (1) Pengukuran sifat fisik kulit pisang; (2) Rancang Bangun mesin penghancur kulit pisang; (3) Uji kinerja mesin berikut analisis kelayakan ekonominya dan (4) Evaluasi. Dari contoh (sample) bahan yang dianalisis, yakni pisang raja sere, diperoleh karakteristik fisik antara lain : Berat rata-rata buah pisang 38,0 gram; panjang buah pisang arah tali busur 12,1 cm; panjang buah piusang arah tegak lurus 11,1 cm; keliling tengah buah 9,2 cm; berat kulit rata-rata 13,6 gram; persentase rata-rata berat kulit luar terhadap berat rata-rata keseluruhan adalah 35,79%; volume kulit rata-rata 17,7 cm3; dan berat jenis bahan kulit rata-rata 0,7 gram/cm3. Hasil hitung viskositas dinamis prediksi setidaknya harus lebih kecil dari 3,87 x 10-2 N detik m-2 agar diperoleh daya penghancuran yang lebih ringan dengan waktu proses yang lebih singkat. Konstruksi mesin untuk model rancangan mesin penghancur kulit pisang yang telah dibuat secara fungsional dapat berjalan dengan baik dan sesuai berdasarkan analisisteknis dan ergonomi. Kapisitas penghancuran kulit pisang secara teoritis dalah 25 kg/jam pada putaran mesin 2860 rpm dan secara ekonomi penggunaan mesin ini menguntungkan mengingat nilai NPV = Rp. 648.900.785,- dan Benefit Cost Ratio (BCR) = 1,56 untuk lama investasi 5 tahun. Titik impas (BEP) penggunaan mesin tercapai pada jumlah produk sebanyak 13.725 ton per tahun (setara dengan 549 jam operasi mesin per tahun. Biaya produksi mesin sebesar Rp. 1.308.000,- dengan harga jual sebesar Rp. 2.135.000,-. Kata kunci:

Artikel terkait