October 22, 2001

Proposi Sel Apoptosis dan Nekrosis pada Ekor Larva Katak (Bufo asper) Selam Metamorfosis.

Dra. Yetty Yusri Gani, MS., Drs. Cucu Hadiansyah, Yasmi Purnamasari K.S.Si Fakultas: MIPA Sumberdana: DIK Tahun: 2001 Abstrak: Kematian sel dalam proses perkembangan sejauh ini diketahui terjadi secara apoptosis. Namun pada kondisi tertentu apoptosis dapat menyebabkan nekrosis, sehingga kematian sel tersebut kemungkinan dalam bentuk apoptosis maupun nekrosis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proporsi apoptosis dan nekrosis pada jaringan epidermis larva katak Bufo asper selama metamorfosis. Seratus larva katak yang berasal dari satu induk dipelihara sampai masing-masing mencapai stadium Prametamorfosis, Metamorfosis Awal, Klimaks Metamorfosis, Klimaks I, dan Klimaks II. Selanjutnya bagian ekor larva tersebut dibuat preparat histologi dengan pewarnaan hematoksislin-eosin. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kematian sel epidermis ekor larva katak yang sedang bermetamorfosis adalah karena proporsi apoptosis dan nekrosis, dengan dominasi apoptosis, dan proporsi kedua jenis sel tersebut berbeda pada masing-masing stadium dengan proporsi tertinggi dicapai oleh stadium Klimaks Metamorfosis, yaitu sel apoptosis sebesar 32,96% dan sel nekrosis sebesar 0,79%. Kata kunci: Sel apoptosis/nekrosis, epidermis ekor, metamorfosis, Bufo asper

Artikel terkait