Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA.

Calon Promotor Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran Tahun 2021

Nama Lengkap : Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA.

E-mail

Bidang Keahlian : Sosial Ekonomi Pertanian

Scopus Author ID : 57211975075

Prodi S3 Calon Mahasiswa: S3 Pertanian

Judul Penelitian yang Ditawarkan:
DINAMIKA BUDAYA PADI MASYARAKAT SUNDA

The Dynamics of Sundanese Rice Culture

Abstrak:
Pertanian padi telah dikenal secara turun temurun oleh masyarakat Sunda yang saat ini sudah mengalami perubahan. Perubahan budaya pertanian masyarakat Sunda sebagian besar diakibatkan oleh tuntutan produksi untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan konsumsi, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Beberapa kebijakan telah diterapkan pemerintah untuk merubah paradigma masyarakat tani dari pertanian subsisten menuju penetrasi kapital. Saat ini, kebijakan pertanian telah berpindah kembali pada budaya pertanian masyarakat Sunda di masa lalu yang sering disebut sebagai pembangunan pertanian berkelanjutan. Isu lingkungan dijadikan sebagai alasan mengapa kebijakan tersebut diterapkan. Namun data laju pertumbuhan produksi padi menunjukkan bahwa pertanian saat ini sedang mengalami stagnasi dan kejenuhan terhadap faktor input. Artinya kebijakan pertanian di masa depan harus mengarah kepada kebijakan berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dinamika budaya pertanian masyarakat Sunda yang dapat diimplementasikan ke dalam kebijakan publik secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder terutama yang terdapat di PDPBS Unpad. Berdasarkan hasil penulusuran kepustakaan, belum ada pembahasan yang menggabungkan antara kebijakan pembangunan pertanian sebagai kebijakan publik dengan kearifan lokal dari budaya pertanian masyarakat Sunda. Selain itu, belum pula ditemukan pembahasan mengenai kearifan lokal masyarakat Sunda, ditinjau dari aspek keberlanjutannya yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. 

Abstract:
Rice farming has been known from generation to generation by the Sundanese community which is now starting to experience a shift. The shift in the agricultural culture of the Sundanese community is largely caused by the demands of production to meet the increasing consumption needs along with the increasing population. Several policies have been implemented by the government to change the paradigm of peasant society from subsistence agriculture to capital penetration. Currently, agricultural policies have shifted back to the agricultural culture of the Sundanese people in the past which is now often referred to as sustainable agricultural development. Environmental issues have always been used as the reason why the policy was implemented, but data on the growth rate of rice production say that agriculture is currently experiencing stagnation and saturation of input factors. This means that future agricultural policies must lead to sustainable local wisdom-based policies. The purpose of this research is to identify the dynamics of Sundanese agricultural culture that can be implemented into public policy in a sustainable manner. The research method used in this research is quantitative and qualitative analysis methods. The data used are primary and secondary data. Based on the results of literature research, there has been no discussion that combines agricultural development policies as public policies with local wisdom from the agricultural culture of the Sundanese community. In addition, there has not been any discussion of local wisdom of the Sundanese community in terms of its sustainability, namely by paying attention to economic, social and environmental aspects.