October 24, 2009

Produksi Inokulan Bakteri Pemfiksasi Nitrogen Azotobacter Sp. LKM6 Untuk Bioremediasi Tanah Terkontamnasi Kadmium

Ir. Reginawanti Hindersah, MP. Ir. Rija Sudirja, MT Safri Ismayana, S.Si Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: HIBAH BERSAING Tahun: 2009 Abstrak: Produksi inokulan FMA di Indonesia umumnya menggunakan bahan pembawa anorganik berupa zeolit. Penelitian mengenai penggunaan berbagai jenis bahan organik menunjukkan bahwa arang sekam berpotensi untuk digunakan sebagai media inokulan FMA. Percobaan rumah kaca telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai media inokulan FMA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum pada tanah asal Kayu Ambon, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 10 perlakuan sebagai berikut: Kontrol (tanah tanpa inokulan FMA), FMA media Zeolit: 10 g, 20 g dan 30 g, FMA media arang sekam: 10 g, 20 g dan 30 g, serta FMA media campuran arang sekam : Zeolit (1:3) 10 g, 20 g, dan 30 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh inokulan FMA bermedia campuran arang sekam + zeolit (1:3) lebih baik terhadap hasil sorgum dibandingkan dengan inokulan FMA bermedia zeolit saja, akan tetapi tidak lebih baik terhadap serapan P tanaman sorgum. Dosis inokulan FMA bermedia campuran arang sekam +zeolit (1:3) yang memberikan hasil tertinggi terhadap kolonisasi akar dan panjang akar terinfeksi adalah 20 g/pot, sedangkan terhadap serapan P dan hasil sorgum adalah arang sekam + zeolit (1:3) 30 g/pot Kata kunci: Arang sekam, mikariza, sorgum

Artikel terkait