October 23, 2006

Potensi Jamur Endofit Akar Tanaman Kubis – Kubisan (Brassicaceae) untuk Mengendalikan Penyakit Akar Gada (Plasmodiophora brassicae Wor.) pada Kubis

Dr. Noor Istifadah,Ir.,M.Sc, Andang Purnama.,Ir dan Toto Sunarto,Ir.,MS Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIPA RUTIN Tahun: 2006 Abstrak: Penyakit akar gada yang disebabkan Plasmodiphora brassicae, Wor. merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya kubis. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya pertanian yang ramah lingkungan, telah mendorong dikembangkannya pengendalian penyakit secara biologi. Jamur yang berada dalam jaringan tanaman sehat (jamur endofit) berpotensi sebagai agen pengendali penyakit secara biologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan jamur endofit dari perakaran tanaman kubis-kubisan untuk menekan penyakit akar gada pada kubis. Percobaan dilakukan di laboratorium Fitopatologi, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan dan rumah kaca Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran dari bulan Maret sampai November 2006. Jamur endofit diisolasi dari perakaran tanaman kubis-kubisan sehat yang diambil dari daerah Lembang, Garut, Majalengka, Pengalengan, dan Tanjungsari. Berdasarkan hasil pengujian patogenesitas dipilih tujuh isolat untuk diuji kemampuannya dalam menekan penyakit akar gada pada kubis. Percobaan dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan yang masing-masing terdiri dari lima tanaman. Hasil percobaan menunjukkan bahwa dari isolat jamur endofit yang diuji, tiga isolat yaitu FKP dan FPL (Fusarium) serta TCJ (Trichoderma) dapat menekan penyakit akar gada pada tanaman kubis sebesar 20,5-33,0% dan menyebabkan pertumbuhan tanaman lebih baik daripada kontrol. Pada perlakuan dengan isolat jamur endofit tersebut, berat kering tanaman bagian atas 2,1- 2,8 lebih besar daripada tanaman yang diinokulasi patogen saja Kata kunci:

Artikel terkait