October 23, 2007

Potensi dan Alternatif Pengembangan Kawasan Peternakan Berwawasan Lingkungan (Kasus di Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles Kabupaten Garut)

Endang Yuni Setyowati, Drh., .Sc., Ag, Muhammad Fatah Wiyatna, S.Pt., M.Si dan Ronnie Permana, S.Pt., M.Si. Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2007 Abstrak: Penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat dari bulan Juni sampai Agustus 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah Kabupaten Garut mengenai ketersediaan hijauan untuk pengembangan ternak ruminansia, sistem produksi sapi potong, dan sistem pengolahan limbah. Kabupaten Garut mempunyai peluang untuk penambahan ternak ruminansia sebesar 279 512 ST, yang dihitung berdasarkan ketersediaan pakan hijauan. Namun wilayah Kecamatan Leles kurang mendukung untuk pengembangan sapi potong, karena kepadatan penduduk dan pertumbuhannya cukup tinggi. Populasi sapi potong di desa Kandang Mukti menurun drastis, karena berkurangnya jumlah investor yang menanamkan sahamnya di daerah ini. Pencemaran lingkungan akibat usaha peternakan di wilayah ini masih dalam batas toleransi. Model pengelolaan limbah yang dapat diterapkan yaitu selokan yang dioksidasi, pengomposan, dan kolam penampungan. Kata kunci:

Artikel terkait