October 25, 2006

Pewarisan Pacaduan di Daerah Cadasngampar Sumedang

Asep Yusup Hudayat, SS, Taufik Ampera, Drs.,M.Hum dan Hera Meganova Lyra, SS.,M.Hum Fakultas: SASTRA Sumberdana: DIPA RUTIN Tahun: 2006 Abstrak: Penelitian tersebut mendeskripsikan pewarisan ketahuan di lingkungan masyarakat Cadasngampar Sumedang melalui cerita legenda. Pendeskripsian tersebut menyangkut motif-motif ketahuan, nilai-nilai dasar kemanusiaan, dan strukturasi ketabuan dalam praktek pewarisan ketabuan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini berpusat pada stukturalisme genetik. Strukturalisrne genetik memahami segala sesuatu di dalam dunia ini, termasuk karya sastra sebagai struktur. Karena itu dalam menemukan arti, strukturalisme genetik memahami karya sastra yang terarah pada usaha untuk menemukan struktur karya itu dihubungkan dengan struktur yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa motif-motif ketahuan dalam cerita legenda adalah petaka kematian, penyesalan, dan perasaan tidak nyaman serta penghormatan dan balas budi. Nilai-nilai dasar kemanusiaan yang terkandung di dalam cerita legenda berhubungan erat dengan modus atau jalan mencapaian tujuan (instrumen value) dan tujuan akhir yang hendak dicapai (terminal value), yaitu (1) tenggang rasa untuk keamanan keluarga dan lingkungan, (2) keruntutan nalar untuk kepuasan hidup, (3) pengendalian diri untuk kearifan, dan (4) cinta kasih untuk kehidupan abadi ketahuan dalam praktik pewarisannya menunjukkan upaya yang terarah dalam menciptakan keseimbangan antara diri dengan lingkungannya yang berperan dalam perubahan sosial yang berhubungan erat dengan praktik kekuasaan, potensi wilayah secara geografis, dan citra masa lampau melalui kepercayaan terhadap ketabuan sebagai representasi pandangan dunianya Kata kunci:

Artikel terkait