October 25, 2008

Peta Pemasaran Sapi Potong di Wilayah Pasar Hewan Regional Tasikmalaya

Ir. Sri Rahayu. MS, Sondi Kuswaryan, Ir.,MS, Cecep Firmansyah, SPt.,MP Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2008 Abstrak: Penelitian dilaksanakan di Wilayah Pasar Hewan Regional Tasikmalaya mencakup Pasar Hewan Manonjaya dan Tawang Kabupaten Tasikmalaya serta Pasar Hewan Rancah Kabupaten Ciamis. Tujuannnya untuk menggambarkan peta pemasaran sapi potong dan mengidentifikasi pelaku pasar serta peranannya dalam menjalankan fungsi pemasaran. Metode yang digunakan adalah survei, dan responden ditentukan melalui sampel acak terstratifikasi alokasi tidak proporsional. Strata ditentukan atas dasar peran pelaku pasar, dan keragaman populasi menjadi dasar penentuan jumlah responden pada setiap stratum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Peta pemasaran sapi di Wilayah Pasar Hewan Regional Tasikmalaya menggambarkan: (a) Pasokan sapi potong berbagai struktur umur dan jenis kelamin berasal dari Wilayah Selatan Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Sukabumi dan sebagian besar berasal dari wilayah pengembangan sapi potong induk/bibit, sedangkan konsumen sapi bakalan, dan sapi potong berasal dari Wilayah Tengah Jawa Barat dengan rata-rata 76-176 ekor/bulan, (b) Konsumen tertinggi berasal dari daerah Jawa Barat. Jumlah pembelian setiap wilayah konsumen berkisar < 25 sampai > 126 ekor per bulan, (c) Lalu lintas sapi potong dari wilayah produsen ke pasar hewan dan dari pasar hewan ke wilayah konsumen menggunakan truk kapasitas 10 ekor, engkel kapasitas 8 ekor, dan pick up kapasitas 5 ekor. Marjin pemasaran terbesar untuk pasokan dan distribusi sapi ke wilayah konsumen adalah di Pasar Hewan Manonjaya, dan terkecil di Pasar Hewan Rancah. Lembaga pemasaran yang terlibat terdiri dari peternak, pedagang (pengumpul dan penyebar), pengusaha jagal, calo ternak, dan pengusaha angkutan. Lembaga pemasaran melibatkan sekitar 163 orang yang menjalankan perannya secara

Artikel terkait