October 24, 2008

Perbedaan Metode Aktivasi Terhadap Efektivitas Zeolit Sebagai Adsorbent pada Pemurnian Minyak Jelantah

Sudaryanto Zain, Ir., MP, Dadi Rusendi, Ir., M.Sc., S. Rosalinda, ST., MT Fakultas: PUSLIT TEKNOLOGI TEPAT GUNA Sumberdana: LITMUD Tahun: 2008 Abstrak: Tujuan umum penelitian adalah memanfaatkan limbah minyak jelantah yang didorong dengan meningkatnya harga beli minyak segar dan pemanfaatan zeolit alam yang berlimpah di Indonesia, tujuan khususnya untuk mengetahui metode aktivasi dan ukuran diameter zeolit yang terbaik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor dan 5 kali ulangan. Uji lanjutan untuk menguji rata- rata perlakuan dilakukan Uji Duncan. Hasil perhitungan perlakuan interaksi metode aktivasi dan ukuran diameter zeolit ditinjau dari : (a) nilai bilangan asam dan bilangan peroksida, zeolit ukuran 2 mm yang diaktivasi cara basa merupakan perlakuan terbaik. (b) nilai kadar air dan kejernihan, zeolit ukuran 2 mm yang diaktivasi secara fisika merupakan perlakuan terbaik, (c) nilail uji minyak mineral/pelikan tidak berbeda nyata untuk semua perlakuan, (d) sedangkan nilai kekentalan, zeolit ukuran 2 mm yang diaktivasi secara asam merupakan perlakuan terbaik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa kualitas minyak jelantah hasil pemurnian dengan zeolit yang diaktivasi lebih baik dari minyak jelantah yang belum dimurnikan di mana hasil analisis memperlihatkan minyak yang telah dimurnikan dengan zeolit yang diaktivasi mendekati syarat yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (2002) mutu II Kata kunci: Zeolit, metode aktivasi, minyak jelantah

Artikel terkait