October 25, 2001

Peranan Ibu Rumah tangga dalam Kegiatan Pertanian di Daerah Perkotaan

Ir. Dini Rochdiani, MS, Ir. Yayat Sukayat, M.Si, Ir. Tuti Karyani, M.Sp Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2001 Abstrak: Pembangunan pertanian di perkotaan banyak memanfaatkan lahan sempit yang tersisa dari pengalihan fungsi lahan, sementara tenaga kerjanya juga beralih dari sektor pertanian ke non pertanian. Di wilayah tersebut, Ibu rumah tangga memiliki potensi dalam membantu penghasilan keluarga dengan memanfaatkan lahan sempit tersebut untuk kegiatan pertanian. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran ibu rumah tangga dalam kegiatan usahatani di daerah kota Bandung dan sekitarnya dan besarnya kontribusi pendapatan ibu rumah tangga di sektor pertanian terhadap pendapatan keluarga secara total serta besarnya curahan waktu yang digunakan ibu rumah tangga untuk kegiatan usahatani. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kasus di kota Bandung dengan pengambilan responden secara purposive sebanyak 45 orang. Hasil penelitian memperlihatkan peran ibu rumah tangga, baik peran kontribusi maupun curahan kerja yang digunakan dalam kegiatan sektor pertanian masih rendah. Ibu rumah tangga perannya dalam kegiatan usahatani hanya pada penanaman dan pemanenan saja. Kontribusi pendapatan ibu rumah tangga terhadap pendapatan keluarga adalah 20% dan sebagian besar sebagai Opportunity Cost sedangkan curahan kerja yang digunakan adalah 2,5 jam per hari (42%) dari seluruh kegiatan jam kerja usahatani. Kata kunci:

Artikel terkait