November 30, 2019

Penyuluhan Untuk Upaya Meningkatkan Kebugaran Jasmani Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Menurut riset yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), masyarakat Indonesia relatif jarang melakukan olahraga, begitupun dengan mahasiswanya yang relatif sama. Menurut RISKESDAS (2018) dalam beberapa tahun terakhir yaitu dari tahun 2007-2018 ditemukan jumlah masyarakat Indonesia yang mengalami kegemukan semakin meningkat. Terdapat beberapa faktor penyebab kegemukan, yaitu asupan makanan tinggi kalori, riwayat keturunan, pola hidup sedenter, faktor psikis dan faktor lingkungan.

          Tim pelaksana Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diketuai oleh Prof. Dr. A. Purba, dr., MSc., AIFO-K., melakukan tes kebugaran jasmani dengan Tes Cooper 12 menit dan kegemukan dengan tes Skin Fold dan Body Mass Indeks yang dilaksanakan pada tanggal 27 September 2019 di lapangan Gor Jati Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Jumlah mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti Tes Kebugaran Jasmani berjumlah 25 orang. Tes ini bertujuan untuk mengetahui derajat kebugaran mahasiswa Universitas Padjadjaran.

          Hasil tes menunjukan 11 orang mahasiswi dan 7 orang mahasiswa  derajat kebugaran sangat buruk, 3 orang mahasiswi dan 4 orang mahasiswa derajat kebugaran buruk. Tidak ada yang memiliki derajat kebugaran jasmani yang baik. Selain itu menunjukan hasil status gizi 12 orang mahasiswi dan 7 orang mahasiswa status gizi baik, 1 orang mahasiswi dan 1 orang mahasiswa status gizi obesitas, 1 orang mahasiswi status gizi overweight dan 3 orang mahasiswa status gizi underweight. Dapat disimpulkan bahwa derajat kebugaran mahasiswa Universitas Padjadjaran sebagian besar dalam kategori buruk, sedangkan status gizi mahasiswa tergolong baik.

Artikel terkait