November 23, 2019

Peningkatan Pengetahuan Mengenai Komplikasi Penyakit Thalassemia pada Anak-anak dan Dewasa dalam Bentuk Kreativitas dan Strategi

Thalassemia merupakan penyakit genetik yang menyebabkan sel darah merah tidak memproduksi rantai globin tertentu. Penyandang penyakit thalassemia diharusikan melakukan transfusi darah seumur hidupnya, karena belum ditemukannya obat untuk menyembuhkan penyakit thalassemia. Transfusi darah seumur hidup ini dapat menyebabkan penumpukan zat besi pada tubuh penyandang thalassemia.

Penyandang thalassemia harus mendapatkan asupan gizi yang cukup, namun kebanyakan penyandang thalassemia tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup, karena ketidaktahuan penyandang akan makanan dan minuman apa saja yang dapat dikonsumsi tanpa menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi mereka.

Pengabdian yang berjudul peningkatan pengetahuan mengenai komplikasi penyakit thalassemia pada anak-anak dan dewasa dalam bentuk kreativitas dan strategi dalam upaya peningkatan kualitas hidup penderita thalassemia ini dilakukan oleh suatu kelompok mahasiswa Universitas Padjadjaran pada masa KKN yang diketuai oleh Guru Besar dari Fakultas KEdokteran, Prof. dr. Ramdan Panigoro, Ph.D.. Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri penyandang thalassemia dengan cara memberikan dukungan moral serta meningkatkan pengetahuan pola hidup yang baik dan benar bagi penyandang thalassemia.

Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai komplikasi penyakit thalassemia juga meningkatkan kualitas hidup penderita thalassemia dapat dilakukan dengan cara melakukan seminar/talkshow. Hal ini telah dilakukan oleh kelompok mahasiswa Universitas Padjadjaran pada masa KKN dengan tema kegiatan “Let’s Talk! Share and Inspire”. Dalam seminar ini membahas tentang pola makan yang baik dan benar, juga menjelaskan mengenai resiko komplikasi apa saja yang dapat terjadi pada penyandang thalassemia untuk meningkatkan kualitas hidup ke depannya.

Artikel terkait