November 29, 2019

Peningkatan Orientasi Wirausaha Bagi Para Pesantren di Sukabumi

Sebagai Negara berkembang, Indonesia punya segudang tugas agar masuk jajaran Negara-negara maju yang ada di dunia. salah satunya syaratnya mengharuskan suatu Negara punya setidaknya 14% pengusaha dari keseluruhuran rasio penduduknya. Kehadiran pengusaha memang tidak bias dianggap remeh bagi roda perekonomian Indonesia. Douglas Mc Gregor memaparkan wirausaha dapat memberi efek positif pada setiap sednri kehidupan suatu Negara, mulai dari mikro hingga makro. Dampak yang paling terasa di kalangan masyarakat ialah dengan terbukanya lapangan pekerjaan.

Bila ditelisik lebih jauh, siapa saja berpeluang menjadi seorang wirausahawan. Tidak terkecuali para santri yang ada di Indonesia. jika melihat data dari kementrian agama pada 2015, jumlah di Indonesia telah mencapai angka empat juta santri yang tersebar di 28.961 pesantren. Melihat data ini, santri dilirik oleh kementrian Perindustrian untuk hadirkan lapangan pekerjaan baru lewat beriwirausaha

Karena terlihat adanya potensi yang tinggi membuat tim PPM Universitas Padjadjaran (Unpad) mengangkat tema “Peningkatan Orientasi Wirausaha bagi Para Pesantren” dengan tujuan untuk Meningkatan semangat santri untuk berwirausaha, Memberi pemahaman mengenai etos kerja dalam dunia usaha, Memaparkan informasi mengenai kondisi wirausaha di Indonesia, Memberi informasi yang aplikatif agar santri dapat segera berwirausaha.

Bentuk kegiatan dalam PPM ini berupa kegiatan workshop kepada santri di Pesantren Al-Jawami.

Untuk membangun deskripsi nilai kerja Islam dan perilaku produktif pada siswa pesantren pada khususnya dan angkatan kerja dan wirausaha di jatinangor pada umumnya, dan membangun kerangka pengembangan perilaku produktif bagi angkatan kerja dan calon wirausaha, yang dapat dijadikan sebagai sub dimensi pengembangan sumber daya manusia Jawa Barat berbasis nilai kerja Islam.

Secara keseluruhan, rancangan kegiatan KKN yang berbasis kewirausahaan dapat terlaksana. Menangkat topic kewirausahaan generasi Z berbasis Etos Hijau, peserta KKN yang merupakan santri dari Pondok Pesantren Al-Jamawi antusias dalam menjalankan kegiatan. Tujuan mendorong santri untuk beriwurasha berhasil tersampaikan melalui pelatihan pada 27 Juli 2019 lalu.

Pesantren terpilih kurang menerapkan gaya hidup berwawasan lingkungan, sehingga peningkatan pemahaman yang didapatkan dari hasil workshop perlu ditingkatkan dengan membentuknya menjadi karakter dengan membangun hal ini menjadi kebiasaan dengan memberikan aturan, kebijakan, dan pelaksanaan kegiatan berbasis wawasan lingkungan untuk membentuk karakter peningkatan kemampuan entrepreneurship berbasis etos hijau.

Diharapkan setelah adanya kegiatan ini para santri dapat Membuka pemikirannya tentang potensi wirausaha di Indonesia, Bertambahnya wawasan kewirausahaan serta Santri dapat termotivasi berwirausaha.

Penulis : Prof Dr. Hj. Diana Harding, M.Si ; Dr. Ahmad Gimmy Prathama, M.Si ; Dr. Yus Nugraha, M.A ; Dr. Anissa Lestari Kadiyono, M. Psi ; Dr. Titin Nurhayati Ma’mun, M.S. ; Dr. Hanny Hafiar, M.Si ; Dr. Hery Wibowo, S.Psi, MM 

Artikel terkait