October 29, 2001

Pengujian Kemampuan Beberapa Bahan Kimia dan Perasaan Daun Tumbuhan Sebagai Penginduksi Resistensi Tanaman Padi Terhadap Penyakit Bercak Daun Cercospora.

Tarkus Suganda, Ir.,M.Sc.,PhD, Endah Yulia, SP, H. Ceppy Nasahi, Ir.,MS Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIK Tahun: 2001 Abstrak: Beberapa bahan kimia (asam salisilat, kitin asal kulit udang dan K2HPO4) dan air perasan daun tumbuhan (daun bayam, daun beluntas, dan daun melati) telah diujicoba di rumah kaca untuk menginduksi resistensi tanaman padi cv. IR-64 terhadap penyakit bercak daun cercospora. Benzothizadiazole-mankozeb (BionR), suatu bahan penginduksi (plant activator) komersil digunakan sebagai pembanding. Percobaan dilakukan di rumah kaca Jurusan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran di Jatinangor (700 m d.p.l.) dari bulan April sampai bulan Oktober 2001, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan empat ulangan. Perlakuan penginduksian dilakukan dua kali dengan selang waktu seminggu. Penginokulasian dengan jamur Cercospora oryzae dilakukan seminggu setelah perlakuan terakhir, sehingga tidak terjadi kontak antara perlakuan dengan jamur patogen. Hasil percobaan menunjukkan bahwa asam salisilat, kitin kulit udang, dan K2HPO4 mampu menginduksi resistensi tanaman padi IR-64 sebagaimana diperlihatkan oleh intensitas serangan penyakit bercak daun cercospora yang tidak berbeda nyata dibandingkan dengan perlakuan pembanding. Air perasan daun tumbuhan yang diuji, tidak memperlihatkan hasil yang memuaskan dan intensitas serangan penyakitnya tidak berbeda dengan perlakuan kontrol (inokulasi patogen tanpa perlakuan penginduksi). Kata kunci:

Artikel terkait