December 7, 2019

Penguatan Kapasitas Kelompok Sebaya dalam Penanganan Kekerasan Terhadap Anak

Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Universitas Padjajaran yang diketuai oleh Dr. Nandang Mulyana S.Sos. M.Si dengan beranggotakan Dr. Muhammad Fedryansyah.S.Sos., M.Si; dan Drs. Moch Zainuddin telah melakukan pengabdian dan sosialisasi berupa penguatan kapasitas kelompok sebaya dalam penanganan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menargetkan Organisasi Lokal Forum Anak Kuningan (FORAKU) tingkat kecamatan dan kabupaten sebagai sasaran. Dengan target mengundang minimal 20 anggota FORAKU perwakilan tingkat kecamatan dan kabupaten. Diharapkan pelatihan yang diberikan dapat memberi ilmu pengetahuan yang penting terkait kekerasan seksual terhadap anak dan dapat juga menyelesaikan masalah internal dalam organisasi Forum Anak Kuningan itu sendiri.

Di Kabupaten Kuningan, kasus kekerasan terhadap anak dapat terjadi tanpa memandang ruang dan waktu, hingga setiap tahunnya kerap mengalami peningkatan. Upaya perlindungan anak dari tindak kekerasan dan eksploitasi anak jelas tidak bisa dijalankan oleh pemerintah sendiri. Banyak kasus kekerasan terhadap anak yang sulit dideteksi dan diketahui karena berada di ranah privat – di lingkup rumah tangga sehingga lembaga pemerintah kurang kapasitas untuk menanganinya. Dari berbagai permasalahan pada anak tersebut, berbagai kalangan hadir untuk membantu menyelesaikan permasalahan terhadap anak. Mulai dari pemerintah yang mengeluarakan undang-undang tentang perlindungan anak, munculnya regulasi tentang Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA) , berdirinya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), berdirinya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ataupun organisasi sosial untuk membantu menyelesaikan kasus-kasus anak. Dan kini mulai pula perusahaan-perusahaan yang melakukan tanggung jawab sosialnya konsen pada anak.

Salah satu kendala upaya penanganan korban kekerasan terhadap anak adalah belum terbangunnya perspektif terhadap korban yang lebih baik. Anak korban kekerasan mengalami hambatan psikologis dan komunikasi untuk menyampaikan masalahnya baik pada keluarga, maupun teman sebayanya yang merupakan pengurus dari organisasi sosial atau LSM. Forum Anak Kuningan (FORAKU) sebagai lembaga partisipasi anak dalam pembangunan selama ini telah menjadi media berbagi permasalahan dengan teman sebaya, termasuk masalah tindak kekerasan terhadap anak. Pemberdayaan FORAKU sebagai Peer Educator (pendidik sebaya) menjadi solusi efektif untuk memecahkan hambatan komunikasi dalam pendampingan anak korban kekerasan.  

Forum anak sebagai wadah partisipasi anak memiliki andil yang besar dalam pembangunan generasi emas bangsa melalui kegiatan-kegiatan positif. Kegiatan tersebut bermula dari program-program dalam mengakhiri kekerasan pada anak yang marak terjadi saat ini, mengembangkan bakat dan minat yang menjadi potensi tiap diri mereka, begitu juga dengan peran aktif mereka dalam mengawal proses perumusan pembangunan yang masih minim dengan melibatkan anak. Peran Forum Anak di dalam pencegahan dan identifikasi anak korban

kekerasan sangatlah penting karena dengan adanya kesadaran anak yang tinggi, maka anak dapat mencegah dirinya sendiri dan anak di sekitarnya yang menjadi korban kekerasan.

Dalam rangka membantu Forum Anak Kuningan agar mampu berperan sebagai pendidik sebaya, maka pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyadaran tentang kekerasan terhadap anak, dampak dan pencegahannya serta memberikan pelatihan konselor sebaya untuk mengatasi tindak kekerasan pada anak khususnya dalam hal Organizational Branding.

Tim PPM melakukan kerjasama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Forum Anak Kuningan, dan Komunitas Kampung Dongeng. Karena tujuan utama yang akan dicapai adalah penanganan terhadap masalah kekerasan anak di Kabupaten Kuningan, maka sangat diperlukan informasi dari pihak-pihak tertentu yang fokus terhadap masalah anak di Kabupaten Kuningan itu sendiri.

Berdasarkan penelaah hasil Assesstment lapangan, maka dapat ditinjau bahwa perlu diadakannya program Pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan Penguatan Kapasitas Teman Sebaya dalam Penangann Kekerasan Terhadap Anak. Pelatihan terkait Peningkatan Pengetahuan mengenai Kekerasan Seksual terhadap Anak dan Peningkatan Eksistensi Forum Anak Kuningan (FORAKU) dilaksanakan dalam rangka memberikan solusi terhadap permasalahan yang dialami oleh forum anak Kuningan, yaitu kurangnya pengetahuan mengenai kekerasan seksual terhadap anak dan masalah eksistensi FORAKU di masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari  Sabtu, 13 Juli 2019 dan digelar di Gedung PGRI Kuningan. Proses pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai dengan pembukaan, perkenalan dan sambutan dari Ketua Pelaksana. Selanjutnya dilakukan pematerian oleh masing-masing pemateri. Untuk materi yang pertama yaitu mengenai kekerasaan seksual terhadap anak yang dibawakan oleh salah satu  Anggota Tim PPM dan untuk materi yang kedua yaitu mengenai Organizational Branding demi peningkatan eksistensi Forum Anak Kuningan di masyarakat yang dibawakan oleh salah satu mahasiswa KKNM dari Fakultas Peternakan yang  bernama Salsabilla. Pematerian dilakukan masing-masing 20 menit. 

Selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab dari masing-masing materi yang diberikan selama 15 menit. Lalu diadakan forum group discussion selama 15 menit. Forum group discussion dilakukan dengan membagi peserta yang datang di pelatihan menjadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok dibentuk untuk mendiskusikan hasil review yang didapat dari pematerian yang sudah diberikan, dan menyusun ide-ide yang terbentuk untuk FORAKU itu sendiri. Hasil dari forum group discussion tersebut kemudian dipresentasikan didepan oleh masinh-masing kelompok selama 5 menit. Yang selanjutnya diadakan sesi tanya jawab lagi. Forum group discussion ini bertujuan untuk memperdalam materi yang sudah diberikan kepada seluruh anak

yang menghadiri pelatihan dan mengajak agar terciptanya ide-ide yang dapat membangun penyelesaian masalah dari Forum Anak Kuningan itu sendiri. Setelah forum group discussion selesai, mahasiswa memberikan beberapa doorprize dan hadiah untuk anak-anak yang aktif dalam pelatihan yang dilanjutkan dengan penutupan dan foto bersama. 

Capaian dari pelatihan ini diantaranya adalah anak anak dari komunitas kelompok sebaya sudah mempunyai pengetahuan untuk bagaimana bertindak dalam penanganan kekerasan terhadap anak ,anak-anak dari Forum Anak Kuningan dapat meningkatkan eksistansinya dalam hal organisasi,  serta masyarakat juga dapat memahami bahwa adanya pelatihan ini dapat menambahkan pengetahuan mengenai pentingnya sex education di lingkungan sekitar.

PPM yang telah dilakukan yakni menyelaraskan antara kebutuhan dan permasalahan yang sering FORAKU temui, melalui hasil wawancara, ada dua aspek masalah, antara lain aspek internal dan aspek eksternal. Adanya kecemburuan sosial dan rasa tidak memiliki antara satu sama lain yang dirasakan para anggota FORAKU merupakan masalah dari aspek internal, sedangkan dari aspek eksternal yaitu, kurangnya eksistensi FORAKU di mata masyarakat setempat, sehingga masyarakat kurang yakin untuk melaporkan masalah mereka kepada FORAKU. Berangkat dari kondisi tersebut, tim KKN kami menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan edukasi mengenai materi eksistensi organisasi dan edukasi seks. Partisipasi dari perwakilan anggota FORAKU sangat antusias. Para anggota FORAKU memiliki kapabilitas yang baik, sehingga dengan potensi yang mereka miliki, dapat meminimalisir permasalahan yang datang di waktu mendatang.

Artikel terkait