October 31, 2005

Penggunaan Skor Pediatric Logistic Organ Dysfunction untuk Menentukan Prognosis Penderita Yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit

R. Reni Ghrahani Dewi Mayangsari, dr, Dewi Metta S. dr. dan Dadang Hudaya S., dr., SpA(K), M.Kes. Fakultas: PUSLIT KESEHATAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Tujuan: Penentuan prognosis penderita yang dirawat di PICU memerlukan alat penilaian yang obyektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah skor Pediatric Logistic Organ Dysfunction (PELOD) dapat digunakan untuk menentukan prognosis penderita yang dirawat di PICU. Metode : Dilakukan penelitian longitudinal observasional terhadap penderita yang dirawat di PICU RSHS secara berurutan pada bulan April dan Juni 2005. Subjek diperiksa pada 24 jam pertama perawatan PICU. Setiap variabel dari pemeriksaan fisis dan laboratoris mendapat skor. Jumlah skor yang didapat, dihitung prediksi kematiannya dengan menggunakan analisis regresi logistik. Penderita kemudian dipantau sampai keluar dari PICU atau meninggal. Hasil: Terdapat 32 subjek yang memenuhi kriteria inklusi, yang hidup 21 anak dan yang meninggal 11 anak. Pada analisis didapatkan rata-rata skor PELOD pada penderita yang hidup adalah 13,5

Artikel terkait