December 24, 2019

Pengembangan Potensi Wisata di Daerah Padalarang

Wisata Mandala Pabeasan Tebing 125, merupakan Geowisata yang terletak di Desa Padalarang. Tebing 125 merupakan gunung kapur tertinggi di dearah padalarang dengan tinggi 125 meter, sehingga dijuluki tebing 125. Kawasan tebing 125, seringkali menjadi tempat Pendidikan panjat tebing. Meski begitu, tebing 125 belum menjadi tempat wisata yang dikenal oleh masyarakat luas. Pengunjung wisata tebing 125, rata-rata merupakan para pecinta alam yang sedang melakukan Pendidikan panjat terbing atau melakukan pelatihan-pelatihan.

Dari permasalaham tersebut, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjajaran dengan Dr. Eng. Budi Muljana S.T., M.T sebagai Dosen Pembimbing Lapangan telah melakukan kegiatan penyuluhan mengenai pengembangan potensi wisata di daerah Padalarang, Bandung Barat tepatnya di Desa Padalarang RW 19. Kegiatan KKN ini terintegrasi Program Pengabdian Masyarakat (PPM).

Kegiatan PPM-KKN Mahasiswa di RW 19 Desa Padalarang, tepatnya pada tempat wisata Mandala Pabeasan Tebing 125, dilaksanakan oleh tujuh (7) Mahasiswa dan Mahasiswi UNPAD dari berbagai Fakultas. Peserta KKNM berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik Geologi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi, dan Fakultas Ilmu Budaya. Pembagian tugas perlu dilakuan agar semua rencana berjalan dengan lancar. Zulfikar mendesain tanda penunjuk jalan serta photobooth, Nasya membuatkan berbagai akun sosial media seperti Instagram Business, Tania dan Andita membuat materi pengenalan mengenai potensi sosial media untuk pengembangan wisata, Elmira membuatkan Website untuk Mandala Pabeasan 125 sebagai salah satu cara lain untuk menguatkan keberadaan Tebing 125 di Internet, dan Ika serta Maryo menyiapkan keperluan logistik untuk acara hari ke-1 dan hari ke-2.

Untuk mengembangkan potensi wisata, Program KKN dengan Topik “Pengembangan Potensi Wisata” bertujuan untuk memberikan ide dan solusi terhadap permasalahan pengembangan wisata Tebing 125 di Desa Padalarang. Mengembangkan wisata dengan promosi melalui internet dan social media. Dari sekian banyak media social salahsatunya Instagram, menjadi alternative bagi sebagian orang untuk memperoleh informasi. Karena dianggap memiliki pengaruh dan efek yang besar, Instagram menjadi pilihan untuk menjadi sarana melakukan promosi untuk branding wisata Mandala Pabeasan Tebing 125. Untuk pemberian informasi yang lebih jelas,  juga dibuat website ( https://mandalapabeasan125.weebly.com ) untuk informasi yang lebih informatif.

Selain melakukan branding wisata melalui internet, mempermudah aksesbilitas menuju tempat wisata menjadi salahsatu program KKN “Pengembangan Potensi Wisata”. Pemasangan pentunjuk arah menuju wisata Mandala Pabeasan Tebing 125 dilakukan untuk mempermudah pengunjung mengetahui lokasi wisata Tebing 125, juga dengan harapan angka kunjungan wisatawan akan meningkat dengan mempermudah aksesibilatas.

Pelaksanaan KKN-PPM tahun 2019 di Desa Padalarang, khusunya tebing 125 memiliki tujuan diantaranya adalah agar mahasiswa Unpad dapat memiliki rasa tanggung jawab dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Unpad dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuannya secara nyata dan memberikan manfaat bagi  masyarakat, mahasiswa Unpad mampu memberikan ide dan solusi terhadap permasalahan pengembangan wisata Tebing 125 di Desa Padalarang RW 19, mengembangkan potensi wisata tebing 125 agar dikenal masyarakat luas, dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengembangan potensi wisata 125.

Tahapan kegiatan

Kegiatan KKN dilakukan pada 18 Juni – 21 Juli 2019, kegiatan dilaksanakan di Jatinangor untuk mempersiapkan keperluan kebutuhan selama KKN dan di Desa Padalarang RW 19 untuk pelaksanaan Kegiatan KKN. Tahap pertama, kegiatan ini diawali dengan pembekalan KKN dengan DPL di Kampus Unpad Dipatiukur pada tanggal 18 Juni 2019. Kemudian dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu diskusi mengenai program KKN, kegiatan diskusi dilakukan di Jatinangor. Tahap ketiga, mahasiswa KKN dengan DPL mengurus surat KKN pada tanggal 26 Juni 2019 di Rektorat Unpad Jatinangor. Pada tanggal 1 Juli 2019, mahasiswa KKN melakukan survey tempat dan mengurus surat di Kelurahan Desa Padalarang. Selanjutnya, mahasiswa KKN dan DPL melakukan pertemuan dengan pengurus RW dan Karang Taruna.

Kegiatan dilaksanakan dalam 2 hari berbeda, hari 1 dilakukan sosialisasi yang berkaitan dengan sosial media dengan tujuan mempromosikan Tebing 125. Hari 2 dilakukan aksi pemasangan petunjuk arah, tanda musola dan toilet di lokasi Tebing, serta spanduk photobooth Tebing 125 yang bertujuan sebagai tempat foto bagi pengunjung Tebing. Sosialisasi untuk mengelola website dan akun social media disampaikan kepada seluruh pengurus wisata Mandala Pabeasan Tebing 125 yang merupakan Karang Taruna untuk mengembangkan potensi wisata Tebing 125 pada tanggal 17 Juli 2019. Jenis kegiatan yang dilakukan berupa forum group discussion mengenai masalah yang sedang dihadapi oleh Mandala Pabeasan Tebing 125, pemaparan materi tentang pentingnya media sosial untuk promosi wisata, tutorial pengisian situs web, dan pemasangan petunjuk jalan. Dalam kegiatan ini, pengurus Desa Padalarang, dan bapak dan ibu RW 19 ikut terlibat. 3 hari kemudian, pada tanggal 21 Juli 2019, mahasiswa KKN bersama Karang Taruna memasang petunjuk jalan dan photobooth di tebing 125.

Hasil capaian kegiatan hari 1 berupa akun instagram Tebing 125, akun email Tebing 125, dan sebuah website Tebing 125. Untuk hari 2 berupa papan petunjuk arah, tanda musola dan toilet, serta photobooth spanduk Tebing 125.

Dari hasil kegiatan selama KKN, dapat disimpulkan bahwa Tebing 125 memiliki potensi untuk dijadikan sebagai wisata alam atau wisata ekstrim bagi para pendaki yang sudah berpengalaman maupun awam. Hanya saja dalam pengelolaanya, pihak Tebing 125 belum fokus terhadap digitalisasi marketing yang justru dapat menjadi kunci berkembangnya Tebing 125. Fasilitas yang disediakan sudah cukup memadai, hanya saja medan yang harus ditempuh cukup membingungkan sehingga perlu dibuat beberapa petunjuk jalan menuju lokasi. Tebing 125 juga sudah memiliki beberapa pengunjung tahunan yang secara rutin mengadakan diklat dan pelatihan baik tingkat universitas maupun sekolah menengah atas.

Karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan para Karang Taruna sebagai pengelola Tebing 125 dapat menegetahui tata cara penggunaan sosial media guna mempromosikan Tebing 125 kepada masyarakat. Sosial media yang dimaksudkan berupa akun instragram dan website Tebing 125. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu mengembangkan potensi wisata Tebing 125 melalui internet, membantu memberikan manfaat bagi masyarakat dengan pengaplikasian ilmu pengetahuan secara nyata oleh mahasiswa Unpad, membantu melakukan branding wisata Tebing 125 melalui Internet, meningkatkan kemampuan berpikir dan bekerjasama dalam upaya memecahkan masalah yang ada di masyarakat, serta dapat menjalin hubungan baik antar mahasiswa unpad dan masyarakat di Desa Padalarang

Artikel terkait