October 31, 2009

Pengembangan Ekstrak Atanol Kubis (Brassica Aleracea var. capitata L.) Asal Kab. Bandung Barat dalam Bentuk Sampo Antiketombe terhadap Jamur Malassezia Furfur

Soraya Ratnawulan M, S.Si., Apt, Dra. Dewi Rusmiati, Apt., Ellin Febriani, M.Si., Apt. Fakultas: FARMASI Sumberdana: LITMUD Tahun: 2009 Abstrak: elain sebagai sayuran, secara empiris kubis sering dimanfaatkan oleh masyarakat kita untuk mengatasi gatal di kulit kepala akibat jamur Malassezia furfur penyebab ketombe. Pada penelitian ini telah dilakukan uji aktivitas antijamur ekstrak etanol daun kubis (Brassica oleracea var. capitata L.) terhadap Malassezia furfur dan formulasi sampo antiketombe serta uji keamanannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa sediaan sampo antiketombe dengan zat aktif ekstrak kubis mempunyai aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur. Semakin besar konsentrasi ekstrak kubis dalam sediaan sampo maka daya hambat yang dihasilkan terhadap Malassezia furfur semakin besar. Sediaan sampo yang dibuat dengan konsentrasi ekstrak kubis 15% dan 30% mempunyai warna, bau, bentuk, viskositas, tegangan permukaan, pH, tinggi busa, dan potensi antiketombe cukup memenuhi syarat, aman dalam penggunaan, dan stabil selama 8 minggu penyimpanan. Sedangkan sampo antiketombe dengan ekstrak kubis 45% mengalami perubahan warna, bau, dan penurunan viskositas selama penyimpanan Kata kunci: sampo, antiketombe, kubis (Brassica oleracea var. capitata L.), Malassezia furfur

Artikel terkait