October 31, 2007

Pengelompokan wilayah Kecamatan Di Kabupaten Garut Berdasarkan Potensi Pertanian Dengan Menggunakan Analisis K-Means Cluster

Yudhie Andriyana, S.Si, Zulhanif, S.Si, Irlandia Ginanjar, S.Si Fakultas: MIPA Sumberdana: LITMUD Tahun: 2007 Abstrak: Untuk menunjang program pemberdayan potensi pertanian dan cara mendapatkan informasi yang cepat dan berguna di Kabupaten Garut, sangat diperlukan pengelompokan wilayah dan pengklasifikasian wilayah kecamatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengelompokkan kecamatan-kecamatan yang berada di Kabupan Garut berdasarkan potensi pertaniannya dengan menggunakan Analisis K-Means Clustering yang mana dari hasil pengelompokan kecamatan tersebut dapat dijadikan masukan dalam merumuskan kebijakan serta tindakan-tindakan oleh pemerintahan Kabupaten Garut dalam pemberdayaan potensi pertanian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain survei dengan metode analisis K-means clustering untuk mengelompokkan kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupeten Garut berdasarkan aspek jumlah penduduk, fasilitas pendukung serta luas lahan, sehingga dari pengelompokan yang dibuat dapat dilihat potret masing-masing kecamatan berdasarkan karakeristik yang telah ditetapkan. Kesimpulan yang didapat adalah terbentuk tiga klaster dengan ketersediaan lahan dan keberadaan fasilitas merupakan variabel yang mempunyai tingkat kepentingan besar. Karakteristik dari tiga klaster tersebut adalah 1) klaster 1 memiliki karakteristik keberadaan fasilitas yang besar akan tetapi ketersediaan lahan terbatas; 2) klaster 2 memiliki karakteristik keberadaan fasilitas yang minim akan tetapi ketersediaan lahan cukup besar; dan 3) klaster 3 memiliki karakteristik keberadaan fasilitas yang minim serta ketersediaan lahan relatif kecil Kata kunci:

Artikel terkait