October 31, 2005

Pengaruh Suplementasi Fitase, Zinc Oksid, dan Cupric Citrat, Terhadap Penampilan Ayam Broiler.,

Hendi Setiyatwan, Ir.,M.Si., Deny Saefulhadjar, SPt. dan Rahmat Wiradimadja, Ir.,MS. Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIK Tahun: 2005 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi fitase, zinc oksid dan cupric sulfat yang menghasilkan penampilan ayam broiler paling baik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Banyaknya perlakuan sembilan dan masing-masing perlakuan ada empat ulangan. Masing-masing unit penelitian terdiri dari delapan ekor ayam broiler berumur satu hari. Penelitian dilakukan sampai ayam berumur empat puluh dua hari. Kombinasi ransum penelitian terdiri dari R1(ransum kontrol positif); R2 (ransum kontrol negatif); R3 (ransum kontrol negatif + 132,7 ppm ZnO); R4 (ransum kontrol negatif + 286.16 ppm CuSO4); R5 (ransum kontrol negatif + 132,7 ppm ZnO + 286.16 ppm CuSO4 ); R6 (ransum kontrol negatif + fitase 1000 FTU/Kg); R7 (ransum kontrol negatif + fitase 1000 FTU/Kg + 132,7 ppm ZnO); R8 (ransum kontrol negatif + fitase 1000 FTU/Kg + 286.16 ppm CuSO4); R9 (ransum kontrol negatif + fitase 1000 FTU/Kg + 132,7 ppm ZnO + 286.16 ppm CuSO4 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi enzim fitase, seng dan tembaga pada ransum tidak mempengaruhi konsumsi. Kombinasi fitase 1000 Ftu/kg, ZnO (132,7 ppm) dan CuSO4 (286.16 ppm) efektif dalam meningkatkan bobot badan akhir, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam broiler Kata kunci: fitase, zinc oksid, cupric sulfat, penampilan ayam broiler

Artikel terkait