November 21, 2001

Pengaruh Serbuk Rimpang Kencur, Temulawak, Temugiring, terhadap Peletakkan Telur dan Fertilitas Telur Serta Kemunculan Imago C.maculatus F. pada Biji Kacang Hijau di Laboratorium.

Delon Suwantapura, Ir.,MS., H. Ceppy Nasahi, MS, Sudarjat, Ir.,MP Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIK Tahun: 2001 Abstrak: Penelitian dengan tujuan untuk menguji beberapa dosis serbuk rimpang kencur (Kaempfera galanga Linn), Temu Giring (Curcuma heyneana Val.) dan Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) terhadap peletakkan telur, fertilitas telur dan kemunculan imago C. maculatus F. pada biji kacang hijau telah dilakukan di Laboratorium Fitofarmakologi Jurusan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran dari bulan Desember 2000 sampai April 2001. Pengujian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga belas perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan tersebut adalah 0,6875 g/30 g biji kacang hijau, 1,375 g/30 g biji kacang hijau, 2,75 g/30 g biji kacang hijau, 5,5 g/30 g biji kacang hijau dan kontrol (kacang hijau 30 g), kemudian semua perlakuan dikumpulkan dalam satu karung lalu diinfestasikan 200 ekeor imago sebagai hewan uji. Hasil penelitian menunjukkan hanya serbuk rimpang kencur pada semua tingkat dosis yang diuji dan serbuk temulawak pada dosis 2,75 g/30 g biji kacang hijau dan 5,5 g/30 g biji kacang hijau yang secara konsisten dapat menekan peletakkan telur, fertilitas telur dan kemunculan imago. Serbuk rimpang kencur pada dosis 2,75 g/30 g biji kacang hijau dan 5,5 g/30 g biji kacang hijau memberikan penekanan tertinggi terhadap peletakkan telur, fertilitas telur dan kemunculan imago Callosobruchus maculatus F. dibandingkan dengan perlakuan lain. Kata kunci:

Artikel terkait