November 21, 2007

Pengaruh Pupuk Organik dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L) Kultivar Upper Amazone Hybrid

Santi Rosniawaty,SP.,MP, Intan Ratna Dewi,SP, Rija Sudirja, Ir.,MT Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2007 Abstrak: Suatu penelitian untuk menelaah pengaruh pupuk organik kascing dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L) kultivar Upper Amazone Hybrid telah dilaksanakan di PTPN VIII Kebun Rajamandala Kabupaten Bandung mulai bulan Juli 2007 sampai dengan bulan November 2007. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Adapun perlakuannya adalah A = 100 % anorganik; B = 10 g kascing + 100 % anorganik; C = 10 g kascing + 50 % anorganik ; D = 20 g kascing + 100 % anorganik; E = 20 g kascing + 50 % anorganik; F = 10 g PHE + 100 % anorganik; G = 10 g PHE + 50 % anorganik ; H = 20 g PHE + 100 % anorganik ; I = 20 g PHE + 50 % anorganik. Terdapat 9 perlakuan yang diulang 3 kali. Hasil percobaan menunjukkan, bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata pengaruh pupuk organik kascing dan pupuk hayati terhadap tinggi tanaman, diameter batang bobot kering tanaman, dan jumlah daun bibit kakao, bobot kering total tanaman. Namun demikian terdapat perbedaan pengaruh pada jumlah daun umur 8 minggu setelah tanam yaitu perlakuan 10 g kascing + 50 % anorganik memberikan jumlah daun yang lebih banyak. Kata kunci:

Artikel terkait