November 21, 2009

Pengaruh Program Smoke (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan) Terhadap Persepsi Mengenai Perilaku Merokok Pada Perokok Usia 13-15 Tahun di Kabupaten Cianjur

Kustimah, S.Psi., Psych., Aulia Iskandarsyah, M.Psi, Asteria Devy Kumalasari, S.Psi.,Psych Fakultas: PSIKOLOGI Sumberdana: LITMUD Tahun: 2009 Abstrak: Provinsi Jawa Barat (Jabar) menempati urutan terendah di pulau Jawa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Perilaku merokok merupakan salah satu perilaku sehat yang menjadi indikator program PHBS. Untuk indikator ini, presentase perokok di Jabar (26,7%) lebih tinggi daripada standar nasional (23,7%). Kabupaten Cianjur merupakan kabupaten yang memiliki persentase perokok tertinggi di Jabar (31,1%). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh program kampanye anti rokok SMOKe (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan) terhadap perubahan persepsi tentang perilaku merokok pada para perokok pemula, yang dalam hal ini adalah siswa-siswi SMP Cugenang Kabupaten Cianjur. Program kampanye anti rokok SMOKe (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan) dirancang berdasarkan pendekatan Health Belief Model (Rosennstock 1974; Becker dan Maiman,1975 dalam Taylor, Shelley E. 2003) bertujuan untuk menghalangi budaya merokok pada remaja. Program kampanye anti rokok SMOKe (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan) diikuti oleh 44 siswa yang dikategorikan sebagai perokok pemula. Persepsi peserta tentang perilaku merokok diukur sebelum dan sesudah mengikuti program. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan persepsi mengenai perilaku merokok pada perokok pemula sebelum dan setelah mengikuti program kampanye anti rokok SMOKe (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan) (z = -2,060; p = 0,039). Persepsi terhadap outcome dan konsekuensi jangka pendek dari perilaku merokok merupakan aspek yang mengalami perubahan terbesar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kampanye anti rokok SMOKe (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan) berpengaruh terhadap perubahan persepsi tentang perilaku merokok pada perokok pemula, terutama persepsi terhadap outcome dan konsekuensi jangka pendek dari perilaku merokok. Kata kunci: persepsi, Health Belief Model, program kampanye anti rokok SMOKe (Stop Merokok Optimalkan Kesehatan).

Artikel terkait