November 21, 2010

Pengaruh Penambahan Bakteri Nitrifikasi dan Denitrifikasi Terhadap Penurunan Kadar Ammonia Nitrit, dan Hidrokarbon Limbah Cair Minyak Bumi

Dra. Ida Indrawati M.si Dr. Nia Rossiana MS Fakultas: MIPA Sumberdana: LITMUD Tahun: 2010 Abstrak: Penelitian mengenai penurunan kadar ammonia, nitrit, nitrat, dan hidrokarbon limbah cair minyak bumi telah dilakukan dengan menggunakan bakteri Nitrosococcus sp. (k2), Bacillus sp. (k3), Micrococcus sp. (k4), Paracoccus sp. (k5), Pseudomonas sp. (k6), konsorsium 1 (Bacillus sp. dan Pseudomonas sp.) (k7), konsorsium 2 (Micrococcus sp., Paracoccus sp., dan Pseudomonas sp.) (k8), dan konsorsium 3 (Nitrosococcus sp., Bacillus sp., Micrococcus sp., Paracoccus sp., dan Pseudomonas sp.) (k9). Uji degradasi dilakukan dalam medium limbah cair minyak bumi steril. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pada pola faktorial 2 x 9. Faktor I adalah pemberian oksigen (non-aerasi dan aerasi) dan faktor II adalah jenis kultur bakteri yang digunakan. Uji penurunan kadar ammonia, nitrit, nitrat, dan hidrokarbon dilakukan pada skala kecil laboratorium. Penurunan kadar ammonia tertinggi dilakukan oleh konsorsium 1 pada kondisi aerob yaitu sebesar 79,86 %. Penurunan kadar nitrit tertinggi dilakukan oleh Nitrosococcus sp. pada kondisi aerob yaitu sebesar 90,9 %. Penurunan kadar nitrat tertinggi dilakukan oleh konsorsium satu pada kondisi anaerob yaitu sebesar 90,8 %. Persentase minyak yang terdegradasi paling tinggi dilakukan oleh konsorsium 2 pada kondisi anaerob yaitu sebesar 4,74 %. Kata kunci: Bakteri nitrifikasi, bakteri denitrifikasi, kadar ammonia, kadar nitrit, kadar nitrat, dan Persentase minyak yang terdegradasi

Artikel terkait