November 21, 2005

Pengaruh Pemberian Aloe vera Gel Yang Diaplikasikan Secara, Topikal Pada Proses Penyembuhan Stomatitis Aphthous Minor, (Sariawan)

Daddy Suradi Halim, drg.,MS, Erna Herawati, drg. dan E. Fitriana sari, drg. Fakultas: KEDOKTERAN GIGI Sumberdana: DIK Tahun: 2005 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara klinis apakah gel lidah buaya (aloe vera gel) yang diaplikasikan secara topikal dapat menyembuhkan Stomatitis Aphthous dan untuk mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan dalam proses penyembuhan Stomatitis Aphthous yang diobati dengan gel lidah buaya ini. Jenis penelitian ini adalah experimental deskriptif, yaitu dilakukan pemeriksaan klinis terhadap lesi Stomatitis Aphthous pada 20 orang pasien yang berkunjung ke instalasi Penyakit Mulut RSGM/FKG UNPAD, yang terdiri dari 14 orang perempuan dan 6 orang laki-laki. Penilaian hasil penelitian ini berdasarkan pada perubahan gejala subjektif, perubahan ukuran atau diameter lesi, perubahan warna kemerahan, dan tingkat kesembuhan lesi. Hasil penelitian ini menunjukkan gejala subjektif yang berupa rasa perih, sakit, panas, di mana diperoleh hasil gejala subjektif hilang sebesar 80%, berkurang sebesar 15%, dan tetap 5%. Perubahan pada ukuran atau diameter lesi, didapatkan hasil lesi hilang (sembuh) 25%, lesi mengecil 40%, lesi tetap 5%, lesi membesar 10%. Perubahan warna kemerahan pada lesi, menunjukkan 35% warna lesi sama dengan jaringan sekitar (sembuh), 45% lebih pucat, 20% tetap. Pengaruh pemberian aloe vera gel selama tiga hari terhadap tingkat kesembuhan menunjukkan 25% sembuh, 10% hampir sembuh, 55% membaik, 10% memburuk Kata kunci: Aloe vera, Aloe vera gel, Stomatitis aphthous

Artikel terkait