November 22, 2011

Pengaruh Hidrolisis Asam terhadap Degradasi Ikatan Lignoselulosa dalam Kulit Umbi Singkong sebagai Bahan Pakan Ikan

Titin Herawati, Dra., M.Si Fakultas: PERIKANAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2011 Abstrak: Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Perikanan FPIK Unpad, pada bulan Mei-November 2011. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dosis asam sulfat terbaik yang mampu mendegradasi ikatan lignoselulosa dalam kulit umbi singkong sehingga dapat terurai menjadi ikatan yang lebih sederhana, sehingga mudah dicerna oleh ikan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah tingkat konsentrasi asam yang terdiri dari penambahan asam sulfat sebesar 0,10 % ; 0,25 % ; 0,50%; 0,75%; dan 1,00% . Parameter yang diamati pada tahap uji pendahuluan adalah optimasi jumlah dan jenis pelarut, sedangkan pada akhir penelitian adalah kadar gula pereduksi produk hidrolisis menggunakan metode DNS dan Analisis lignin, selulosa dan hemiselulosa menggunakan Metode Van Soest. Hasil pengamatan diketahui bahwa jenis pelarut terbaik yang digunakan adalah aquades dengan rasio perbandingan berat substrat : pelarut sebesar 1 : 5. Hidrolisis tepung kulit singkong menggunakan asam pada konsentrasi 0,50% menghasilkan DE tertinggi sebesar 4,80%, sedangkan kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa terbaik didapatkan pada hidrolisis menggunakan asam sufat dengan konsentrasi 0,75%. Kata kunci : hidrolisis asam, ikatan lignoselulosa, limbah umbi kulit singkong, bahan pakan ikan Kata kunci:

Artikel terkait