November 22, 2010

Pengaruh Guide Imagery terhadap Nyeri kepada Para Pasien Cedera Kepala Ringan

Urip Rahayu, S.KP., M.Kep. Nursiswati,M.Kep.,Sp., KMB Aat Sriati, S.Kp., M.Si. Fakultas: KEPERAWATAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2010 Abstrak: Pasien cedera kepala didapatkan 37% mengalami nyeri kepala tension, 27% migraine dan 18% servicogenik. dan gejala nyeri kepala ini akan terus dialami oleh pasien sampai satu tahun dan hal ini tentunya akan sangat mengganggu dari kualitas hidup orang tersebut. Guided imagery relaxation telah dilakukan sebagai terapi non farmakologi untuk mengatasi nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh guided imagery relaxation terhadap nyeri kepala pada pasien cedera kepala ringan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pretest dan posttest tanpa control. Jumlah partisipan sebanyak 15 orang. Pair t Test telah digunakan untuk menguji pengaruh guided imagery relaxation terhadap tingkat nyeri. Hasilnya uji statistik menunjukan berpengaruh secara signifikan (p=0.01) guided imagery terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien cedera kepala ringan, tetapi pasien belum terbebas dari rasa nyeri. Kesimpulan: pasien dengan cedera kepala mengalami nyeri kepala dan nyeri kepala dapat dikurangi dengan guided imagery relaxation. Guided imagery dapat disarankan sebagai prosedur tetap untuk mengurangi rasa nyeri pasien dengan cedera kepala ringan Kata kunci: Usia Pemberian Imunisasi BCG, Tuberkulosis pada Anak

Artikel terkait