November 21, 2001

Pengaruh Cekaman Air dan Mikoriza terhadap Serapan P, Kolonisasi Mikoriza, Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max(L.) Merill)Ultisols.

Ir. Betty Natalie F.,MP, Ir. Reginawanti Hindersah, Anne Nurbaity, SP.,MP Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2001 Abstrak: Terdapatnya mikoriza pada tanaman diketahui dapat membantu tanaman dalam penyerapan unsur harta terutama fosfor serta membantu ketahanan tanaman terhadap kekeringan. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh cekaman air dan mikoriza terhadap serapan P, kolonisasi mikoriza, pertumbuhan dan hasil kedelai {Glycine max (L.) Merill} pada Ultisols telah dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Unpad Jatinangor dari bulan Juli sampai dengan september 2001. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial. Sebagai faktor pertama adalah cekaman air terdiri dari tiga taraf yaitu kadar air tanah : 100% kapasitas kapasitas lapang (a0); 75% kapasitas lapang (a1); 50% kapasitas lapang (a2), sedangkan faktor kedua adalah mikoriza yang terdiri dari tiga taraf yaitu : tanpa mikoriza (m0); 10 g mikoriza (m1); 20 g mikoriza (m2). Percobaan diulang tiga kali dan terdiri dari dua unit percobaan, satu unit untuk pengamatan sampai fase vegetatif akhir yaitu kolonisasi mikoriza, serapan P serta berat kering tanaman, selanjutnya unit yang kedua sampai panen untuk pengamatan hasil tanamn kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara berbagai kondisi kadar air tanah dan mikoriza terhadap serrapan P, kolonisasi mikoriza, berat kering tanaman serta hasil tanaman kedelai. Penurunan persentase kapasitas lapang (sampai dengan 50% kapasitas lapang) nyata menurunkan serapan P, derajat infeksi akar, berat kering dan hasil tanaman kedelai Inokulasi mikoriza nyata meningkatkan serapan P tanaman dan derajat infeksi akar. Kata kunci:

Artikel terkait