November 22, 2010

Penentuan Varian Genom Mitokondria Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Mengalami Katarak

Iman Permana Maksum, S.Si., M.Si. Prof. Dr. O. Supriatna, M.Sc Ahmad Saifuddin Noer, Drs., M.Si., PhD Fakultas: MIPA Sumberdana: Hibah Bersaing Tahun: 2010 Abstrak: Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa diabetes melitus (DM) tipe 2 dan katarak berkaitan dengan mutasi pada DNA mitokondria (mtDNA), salah satu di antaranya adalah mutasi A3243G dan C12258A masing-masing pada gen tRNALeu dan tRNASer. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan mutasi mtDNA dengan katarak dan DM tipe 2 dengan cara menentukan varian genom mitokondria pada pasien katarak dan DM tipe 2. mtDNA diperoleh melalui lisis sel epitel lensa dan urin. Selanjutnya dilakukan penentuan varian nukleotida genom mtDNA dengan PCR Repli-G dan direct sequencing yang dibagi ke dalam sepuluh fragmen PCR (A-I dan M) dan 29 reaksi sekuensing. Analisis homologi terhadap urutan Cambridge menghasilkan 86 varian yang terdiri atas 20 varian yang menyebabkan perubahan asam amino, 38 varian yang tidak menyebabkan perubahan asam amino, dan 28 varian yang terjadi pada gen 12S rRNA dan daerah bukan pengode. Berdasarkan data mitomap, 20 varian yang menyebabkan perubahan asam amino terdiri atas 17 varian yang belum dilaporkan dan tiga varian yang sudah dilaporkan pada fenotipe klinis lainnya. Sebelas mutasi dari 17 varian diduga berkaitan dengan penyakit DM tipe 2 dan katarak setelah dihomologikan dengan 12 genom varian normal. Mutasi yang ditemukan ini menyebabkan perubahan asam amino dengan sifat kepolaran, muatan atau ukurannya berbeda sehingga diduga dapat mempengaruhi struktur dan fungsi beberapa subunit kompleks I, cytb dan ATP6, bahkan ada yang menyebabkan perubahan stop kodon menjadi glisin pada subunit ND6. Kata kunci: Varian baru, genom mitokondria, direct sequencing.

Artikel terkait