November 26, 2010

Pendekatan Konsep Suhu Transisi Gelas Dalam Mengeringkan Madu Menggunakan Teknologi Pengeringan vakum Sederhana

Bambang Nurhadi, STP., M.Sc Robi Andoyo, STP., M.Sc Mahani, SP., M.Si Fakultas: FTIP Sumberdana: Strategis Nasional Unpad Tahun: 2010 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik tepung madu hasil pengeringan vakum dengan pengering semprot. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Kriteria pengamatan yang dilakukan meliputi rendemen, karakteristik kimia dan fisik (kadar air, pH, gula pereduksi dan gula total, komposisi gula, kadar HMF dan DN, aw, warna dan suhu transisi gelas), karakteristik produk instan (wetabilitas dan waktu larut), laju dan tingkat higroskopis dan uji organoleptik hedonik. Efek kerusakan karena pemanasan terjadi paling besar pada tepung madu hasil pengeringan vakum dibandingkan pengeringan semprot. Penambahan gum arab dapat mengurangi efek kerusakan akibat pemanasan lebih baik untuk dua tipe pengeringan yang berbeda. Rendemen tepung madu hasil pengeringan vakum lebih besar dibandingkan dengan pengering semprot (72.985

Artikel terkait