November 27, 2007

Pembuatan Karboksimetil Selulosa (CMC) Dari Albasia Asal Kabupaten Garut

Solihudin, M.Si, Iman Rahayu, M.Si, Yati B. Yuliyati, M.Si Fakultas: MIPA Sumberdana: LITMUD Tahun: 2007 Abstrak: Albasia merupakan jenis pohon yang dapat tumbuh dengan cepat di berbagai daerah, terlebih lagi pada daerah dengan tanah subur dan memiliki iklim yang lembab. Kayu tersebut mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, karena dapat digunakan untuk keperluan industri seperti peti kemas, bahan pembuat plywood, konstruksi bangunan, dan bahan baku pembuatan kertas. Selulosa adalah komponen utama yang terkandung dalam kayu. Selulosa merupakan homopolisakarida yang tersusun atas unit-unit D-glukopiranosa yang terikat satu sama lain oleh ikatan glikosida 1,4. Produk turunan dari selulosa adalah karboksimetilselulosa (CMC). Penelitian bertujuan untuk membuat CMC dengan DS 1-2 dari bahan baku albasia dan dapat dimanfaatkan sebagai pengemulsi pada industri bahan makanan. Pembuatan pulp merupakan tahap awal sebelum dilakukannya proses pembuatan CMC dimana pembuatan pulp meliputi prahidrolisis, pemasakan, dan pemutihan. Tahap selanjutnya adalah pembuatan CMC yang meliputi alkalisasi, eterifikasi, pemeraman, dan pemurnian. Selanjutnya, CMC yang telah dihasilkan dikarakterisasi yang meliputi pengujian derajat substitusi (DS), penetapan kadar kehilangan berat pada 105oC, penetapan kadar NaCl, dan pH dari CMC itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa DS sebesar 1,2 ; kadar air sebesar 10.98%; kadar NaCl sebesar 3.34%, dan pH dari CMC sebesar 4,02 Kata kunci:

Artikel terkait