November 27, 2005

Pemberdayaan Kelompok Pedagang Di Sektor Informal, (Kasus Pedagang Sayur Keliling di Kelurahan Cipamokolan,, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung

Agus Wahyudin Riana, Drs., Bintarsih Sekarningrum, Dra.,M.Si. dan Moch. Zainuddin, Drs. Fakultas: ISIP Sumberdana: DIK Tahun: 2005 Abstrak: Pemberdayaan bagi sektor informal, termasuk pedagang sayur keliling, tidak semata-mata terbatas pada peningkatan produksi dan tidak hanya mencakup implementasi program peningkatan kesejahteraan sosial. Lebih dari itu adalah sebuah upaya dengan spektrum kegiatan yang menyentuh berbagai macam kebutuhan, sehingga segenap anggota masyarakat dapat mandiri, percayar diri, tidak tergantung dan dapat lepas dari belenggu struktural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kapasitas kelompok yang dimiliki pedagang sayur keliling melalui pengembangan kelompok. Adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik logical framework analysis (LFA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan kelompok pedagang sayur keliling terletak pada kemampuan pengelolanya dalam menata modal sosial seperti kepercayaan, jaringan, semangat kebersamaan, dan perluasan cakupan kegiatan, serta kemapuan mengembangkan potensi ekonomi berupa penggalangan dana komunitas sebagai dana mandir Kata kunci:

Artikel terkait