December 13, 2019

Pembekalan Pengetahuan Efektivitas Antibakteri Chlorhexidine Terhadap Enterococcus faecalis

Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Universitas Padjajaran yang diketuai oleh Dr. drg. Irmaleny, Sp.KG (K) dengan beranggotakan Dr. Sri Susilawati, drg., Mkes; Dr. Meirina Gartika, drg., SpKGA (K); dan Yolanda, drg., Sp.KG telah melakukan pengabdian dan sosialisasi berupa pembekalan pengetahuan efektifitas antibakteri Chlorhexidineterhadap Enterococcus faecalis melalui seminar dan bakti sosial. Kegiatan PPM yang berupa seminar dan bakti sosial pemeriksaan gigi dilaksanakan dengan bantuan tim mahasiswa KKN 2019. Metode pelaksanaan kegiatan PPM terdiri dari perumusan dan persiapan kegiatan, kegiatan seminar, bakti sosial dan evaluasi.

Kegiatan ini diawali dengan survey dan observasi ke tempat yang sudah ditentukan untuk meminta izin melakukan kegiatan seminar dan bakti sosial, kemudian mahasiswa dan DPL melakukan seminar untuk memberi informasi kepada peserta seminar dan bakti sosial mengenai pemecahan masalah karies santri Pesantren Al Ma’soem. 

Seminar hasil penelitian dilakukan oleh drg. Irmaleny, Sp.KG (K) dengan metode pemaparan materi pada hari Rabu, tanggal 17 Juli 2019 di Auditorium Gedung 1 FKG Unpad. Seminar ini berjudul “Efektifitas Clorhexidine Pointsebagai Medikamen Saluran Akar”. Target peserta pada seminar ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unpad angkatan 2016. Kegiatan seminar bertujuan untuk menyampaikan informasi mengenai efektifitas Chlorhexidine sebagai medikamen saluran akar.

Pengetahuan dokter gigi dan mahasiswa berkaitan dengan efektifitas Chlorhexidine point dirasakan masih kurang sehingga perlu dilakukan sosialisasi mengenai aplikasi efektifitas Chlorhexidine point sebagai medikamen saluran akar. 

Untuk seminar, mahasiswa melakukan peminjaman ruangan dan alat-alat yang dibutuhkan kepada bagian sarana dan prasarana Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran. Selain itu juga mahasiswa mendata peserta seminar yang dapat hadir pada saat seminar. 

Selain seminar, tim PPM juga melakukan bakti sosial. Bakti sosial yang dilakukan berupa pemeriksaan gigi dan mulut, yaitu melihat Indeks DMFT dan kedalaman karies pada santri di Pesantren Al-Ma’soem, Cipacing, Jatinangor. Pemeriksaan dilakukan pada tanggal 20 Juli 2019, oleh Mahasiswa Klinik FKG Unpad, dengan supervisi dari dosen FKG Unpad. Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk memahami kondisi permasalahan karies dan dapat memberikan solusi dari permasalahan tersebut pada santri pesantren Al Ma’soem.

Kegiatan bakti sosial dimulai dengan melakukan peninjauan wilayah. Peninjauan wilayah dilakukan untuk mendapatkan data-data mengenai keadaan, sejarah serta kondisi demografi Pesantren Al Ma’soem Jl. Raya Cipacing 22 Jatinangor. Mahasiswa secara langsung mendatangi bagian Humas Yayasan Pendidikan Al Ma’soem untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dan meminta izin untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial yang hasilnya diharapkan dapat membantu dan mempermudah mahasiswa.

Bakti sosial di pesantren Al-masoem berupa pemeriksaan gigi dan konsultasi gigi gratis juga pemberian sikat gigi dan pasta gigi sebagai hadiah kepada santri yang mau memeriksa giginya telah selesai dilakukan. Santri yang telah diperiksa langsung diberi konsultasi bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut. Santri  juga diajak untuk menjawab pertanyaan berupa masalah pada gigi dengan buku dan alat tulis sebagai hadiahnya. Hal tersebut dilakukan agar mendorong santri untuk lebih peduli dengan kesehatan gigi dan mendorong santri untuk belajar lebih giat guna mencapai cita-cita mereka. Banyak dari mereka yang takut dengan pemeriksaan gigi tapi dengan bujukan dan pemberian pengetahuan berupa masalah pada gigi, akhirnya mau dan tidak takut untuk diperiksa.

Jumlah santri yang diperiksa sebanyak 210 orang dimana terdapat 133 orang yang terkena karies. Berdasarkan hasil pemeriksaan, prevalensi karies pada santri Al-Ma’soem sebesar 63,3%. Selain itu, didapatkan pula rata- rata indeks karies pada santri Al-Masoem sebesar 1,86% sehingga termasuk ke dalam kategori rendah.  

Pemeriksaan gigi dan konsultasi gratis merupakan suatu langkah untuk mengenalkan santri mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Pemberian sikat gigi dan pasta gigi gratis juga merupakan suatu langkah untuk mengingatkan santri untuk rajin menyikat gigi.

Hasil capaian dari kegiatan seminar adalah peserta seminar antusias dalam mendapatkan informasi baru mengenai topik yang dibawakan dalam seminar yaitu Efektivitas Chlorhexidine Point Sebagai Medikamen Saluran Akar. Seminar oleh Dr. drg. Irmaleny, Sp. KG (K) yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran ini telah berhasil dilakukan.  Selain itu, kegiatan bakti sosial juga membawa hasil capaian yang positif, diantaranya yaitu  peserta kegiatan mengetahui status kesehatan gigi dan mulut mereka, peserta kegiatan memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, dan peserta kegiatan juga memahami pentingnya menyikat gigi untuk kepentingan kesehatan gigi dan mulut. 

Artikel terkait