November 26, 2010

Pemanfaatan Limbah Perkebunan Singkong sebagai Pakan Domba Yang Diberi Suplemen Mineral Katalitik dalam Sistem Integrasi Tanaman-Ternak pada Industri Bioetanol

Dr.Iman Hernaman, M.Si Atun Budiman, Ir., M.Si Ir. Kundrat Hidajat, M.Sc Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: Hibah Bersaing Tahun: 2010 Abstrak: Krisis energi pada tahun-tahun yang akan datang diduga akan menimbulkan gejolak sosial dan ekonomi yang sangat kompleks, sehingga perlu diantisipasi dari sekarang melalui penggunaan energi terbarukan. Harapan tersebut dapat diperoleh dari konversi singkong menjadi bioetanol. Panen singkong menyisakan limbah yang berdampak pada pencemaran lingkungan, padahal disisi lain limbah tersebut memiliki potensi biomasa dan nutrien yang dapat mendukung penyediaan pakan sepanjang tahun. Integrasi ternak domba pada perkebunan singkong akan memanfaatkan limbah tersebut sebagai pakan dan mengkonversikannya menjadi komoditas ternak dan pangan (daging). Pemanfaatan lahan yang terus menerus untuk budidaya singkong akan menyebabkan pengkurusan unsur hara, sehingga lahan menjadi marginal yang berakibat pada defisiensi unsur hara esensial diantaranya mineral katalitik pada produk limbah pertanian tersebut. Kekurangan mineral berakibat performans produksi dan reproduksi ternak menjadi terganggu. Tujuan penelitian ini adalah membuat model integrasi perkebunan singkong pada industri bioetanol dengan budidaya ternak domba dalam memanfaatkan limbah perkebunan tersebut yang diperkaya dengan suplemen katalitik. Tahun I telah membuktikan bahwa penggunaan limbah perkebunan singkong tidak mempengaruhi aspek performans dan reproduksi domba jantan. Dari segi ekonomi dapat menekan biaya produksi sampai 200% bila dibandingkan dengan penggunaan konsentrat dan 100% bila dibandingkan dengan penggunaan rumput saja. Tahun II menunjukkan bahwa penggunaan penggunaan pakan limbah perkebunan singkong tidak mempengaruhi kebuntingan induk dan anak yang dilahirkan.. Tahun III adalah lanjutan dari tahun I dan II, dimana pada tahap ini dilakukan pola integrasi yang sesungguhnya dengan menerapkan hasil kajian pada tahun I dan II di Industri bioetanol, disamping pula melihat sejauhmana pola integrasi ini mampu diterapkan dengan indikator peningkatan ekonomi dan penerapan konsep zero waste. Kata kunci:

Artikel terkait