November 26, 2009

Pemanfaatan Glukosamin Dari Tulang Ikan Hiu Sebagai Sediaan Obat Antiinflamasi Topikal

Ida Musfiroh, S.Si., M.Si Emma Surachman, M.Si Dra. Sri Adi Sumiwi, MS Fakultas: FARMASI Sumberdana: HIBAH BERSAING Tahun: 2009 Abstrak: Ikan hiu termasuk vertebrata bertulang rawan. Tulang rawan ikan mengandung protein, kalsium, fosfor, karbohidrat, air, serat, lemak, dan energi. Berdasarkan penelitian secara klinis, tulang rawan ikan hiu dinyatakan mampu menjaga pertumbuhan dan penyebaran sel tumor, membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri pada tulang, serta membantu menghindari penyakit rematik. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari komponen-komponen yang terkandung di dalam tulang ikan hiu serta menguji aktivitas antiinflamasinya. Penentuan komponen dilakukan dengan metode analisis proksimat, yang meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, dan kadar lemak yang mengacu pada SNI 01-2891- 1992, serta kadar glukosa dengan metode spektroskopi sinar tampak. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan metode udema dengan dosis 25mg, 50 mg, dan 100mg per kilogram berat badan dengan induksi karagenan, dan indometasin 10mg per kilogram berat badan sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tulang ikan hiu mengandung air (4,86 %), abu (53,99 %), protein (31,11 %), glukosa (8,23 %) serta lemak (1,56 %). Serbuk, ekstrak larut air, dan residu ekstrak larut air dari tulang ikan hiu pada tiga dosis tersebut menunjukkan persen inhibisi berturut turut adalah 25,77%, 63,63%, 77,90%, 23,69%, 32,01%, 44,86%, 38,69%, 46,42%, 48,67%. Kata kunci: Kata kunci: tulang ikan hiu, antiinflamasi, analisis proksimat

Artikel terkait