November 27, 2009

Model Pengembangan Sistem Pangan Komunitas Lokal Melalui Revitalisasi Lumbung Desa dalam Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Pedesaan

Dr. Hj. Imas Soemaryani, SE.,MP, Kartib, Ir., M.Si, Heru Setiawan, SE., MM, , Fakultas: PUSLIT PENGEMBANGAN BISNIS Sumberdana: HIKOM BATCH II Tahun: 2009 Abstrak: Dengan Pengembangan dan revitalisasi keberadaan lumbung desa diharapkan mampu mewujudkan pengembangan model sistem pangan komunitas lokal sehingga ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga layak dan memadai yang pada gilirannya dapat mendukung dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Metode Penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah, Survai Eksplorasi, Data yang dikumpulkan merupakan data Cross Sectional, Data yang dianalisis merupakan data primer dan data skunder. Sumber data dari Pengurus dan anggota lumbung Desa. Lokasi penelitian di Kabupaten Kuningan. Waktu penelitian dimulai Bulan Juni sampai dengan Bulan Desember 2009. Analisis data dilakukan secara deskriftif komparatif dan analsisi lingkungan lumbung desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola konsumsi anggota lumbung sebagian besar belum dapat mempertimbangkan kandungan gizinya. Barang yang disediakan lumbung desa sebagian besar berupa gabah (padi), dengan persediaan cukup. Jika terjadi kekurangan kecenderungan meminta bantuan kepada pemerintah. Cara pemberian pinjaman kepada aggota relatif mudah dan pelayanan sebagian besar dberikan setiap minggu, Model Sistem pangan komunitas lokal dapat dilakukan pada suatu wilayah yang relatif kecil seperti komunitas kampung, desa, masyarakat adat, antar desa, kecamatan, atau kabupaten. Revitalisasi lumbung Desa merupakan upaya pengembangan lumbung desa ke arah yang lebih modern tanpa menghilangkan jatidiri dan budaya yang telah mengakar di masyarakat Kata kunci: Sistem Pangan Komunitas Lokal, Revitalisasi Lumbung, Ketahanan Pangan

Artikel terkait