November 27, 2006

Model Kelembagaan Efektif dalam Upaya Pemberdayaan Peternak Domba (Kasus Desa Raharja Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang)

Marina Sulistyati, Ir.,MS, Munandar Sulaeman, Ir.,MS.,Drdan Siti Nurachman, Ir.,MS Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIPA PNBP Tahun: 2006 Abstrak: Penelitian bertujuan untuk: a) Mengkaji perubahan perilaku mata pencaharian dari perambah hutan menjadi peternak domba, b) Mengkaji lembaga-lembaga sosial yang ada dalam bidang berkaitan dengan kegiatan ekonomi, c) Menyusun model kelembagaan efektif yang dapat memberdayakan penduduk sebagai peternak domba. Obyek penelitian adalah peternak domba eks-perambah hutan dengan jumlah responden 30 peternak yang dipilih secara simple random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan usaha dari perambah hutan menjadi peternak domba mengakibatkan terjadinya beberapa perubahan kelembagaan. Berdasarkan perubahan pola perilaku peternak, pola beternak domba belum sesuai dengan harapan, sehingga perkembangan populasi ternak domba belum meningkat secara signifikan. Lembaga sosial yang ada dan berkaitan dengan kegiatan ekonomi yaitu Kelompok Peternak dan Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK); berdasarkan tiga kegiatan pokok GRLK : kegiatan pertama pernah dilaksanakan berupa penanaman pohon buah-buahan, tetapi kegiatan ini tidak berhasil karena tanamannya mati dan hilang dicuri. Kegiatan kedua yaitu pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, terutama bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar hutan negara dan perkebunan besar, dengan maksud memberikan kesempatan berusaha kepada masyarakat di daerah setempat, agar tidak merambah hutan kembali. Model kelembagaan efektif yang diprediksi dapat berhasil untuk mencapai program GRLK dan dapat memberdayakan peternak domba dengan: a) melibatkan pelaku-pelaku kegiatan mulai pemerintah propinsi sampai tingkat peternak yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut; b) Disusunnya mekanisme kerja yang efektif dan efesien sesuai peran dan tanggung jawabnya. Perjanjian kerja sama dibuat berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan antara peternak dengan pemberi bantuan (pemerintah Propinsi Jawa Barat) disaksikan oleh aparat kecamatan, desa, perguruan tinggi, dan LSM terkait. Kata kunci:

Artikel terkait