November 27, 2008

Menentukan Model Pengukuran Marginal Propensity To Consume Berdasarkan Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Tasikmalaya Periode 2000-2006

Reza Septiani Pontoh,S.Si.,MBA, Irlandia Ginanjar, S.Si., Soemartini, Dra., MS Fakultas: MIPA Sumberdana: LITMUD Tahun: 2008 Abstrak: Pengeluaran konsumsi masyarakat merupakan komponen terbesar dari PDRB yang juga sebagai salah satu alat ukur untuk nilai perkembangan tingkat kesejahteraan ekonomi. Adapun maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kecenderungan marginal mengkonsumsi dan sejauhmana perubahan konsumsi masyarakat Tasikmalaya selama periode 2000-2006. Untuk mencapai tujuan di atas, dipergunakan beberapa model yang diadaptasi dari analisis konsumsi dan perubahan konsumsi yang dikembangkan Dumairy (1997), dan Faini (1991). Dalam penelitiannya, Dumairy melakukan kajian konsumsi terhadap pendapatan permanen dan inflasi dan Faini mengkaji mengenai perubahan konsumsi kaitannya terhadap tingkat bunga dan tingkat pengangguran, dan juga mengkaji mengenai hubungan antara perubahan konsumsi terhadap tabungan, tingkat bunga, nilai tukar riil, inflasi dan beberapa variabel makro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPC masyarakat Tasikmalaya sebesar 0,530. Terungkap pula bahwa tingkat bunga dan inflasi memberikan dampak yang negatif terhadap perubahan konsumsi, meskipun secara parsial kedua variabel tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan Kata kunci: Marginal Propensity to Consume (MPC), pendapatan permanen, inflasi

Artikel terkait