June 19, 2008

Kondisi Vegetasi Hutan Gunung Galunggung di Kawasan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya

Tia Setiawati, S.Si., M.Si, Suryana, S.Si., MP, Dr. Kunkun Jaka Gurmaya Fakultas: PUSLIT KEANEKARAGAMAN HAYATI Sumberdana: LITMUD Tahun: 2008 Abstrak: Erupsi Gunung Galunggung selama 9 bulan tahun 1982-1983 telah menyebabkan kerusakan ekosistem hutan lindung G. Galunggung. Namun demikian hasil studi ini telah menunjukkan bahwa 25 tahun kemudian ternyata pasca erupsi telah menimbulkan dampak positif berupa suksesi vegetasi yang berlangsung baik, diperkirakan material erupsi mengandung unsur hara penyubur tanah yang mempercepat penghutanan kembali secara alami kawasan yang terkena dampak erupsi. Kondisi hutan lindung Gunung Galunggung saat penelitian dilakukan berupa hutan sekunder tua. Vegetasi yang dominan di tingkat Pohon atau Vegetasi pembentuk kanopi hutan adalah Kibeunteur disusul oleh kurai (Trema orientalis) dan puspa (Schima walichii) Puspa adalah tumbuhan asli sedangkan kurai merupakan pionir ke arah pembentukan hutan primer. Jenis-jenis tumbuhan bawah pohon pada tingkat. Tiang, Pancang dan Semai yang relatif penting (nilai dominasi tertinggi, nilai kerapatan tertinggi dan nilai distribusi/penyebaran tertinggi) terdiri dari saninten (Castanopsis argentea), bubuay (Plectocomia sp) dan Jambu Monyet (Psidium sp). Diperkirakan jenis-jenis tumbuhan bawah pohon ini sekitar 15-20 tahun mendatang, akan mengikuti dominannya vegetasi pohon saat ini, sedangkan sebagai pionir secara bertahap akan berkurang dominasinya Kata kunci: Kondisi vagetasi, erupsi, kanopi hutan, kurai

Artikel terkait