February 8, 2005

Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua Pekerja Anak Sektor Industri Alas Kaki di Pusat Industri Cibaduyut Bandung

Santoso Tri Raharjo, S.Sos.,M.Si, Budi Muhammad Taftazani, S.Sos. dan Budhi Wibhawa, Drs., MS Fakultas: ISIP Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Secara ekonomi rendahnya pendapatan keluarga patut diduga merupakan salah satu faktor pendorong dari munculnya para pekerja anak. Anak-anak yang bekerja di sektor industri alas kaki diharapkan dapat memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dirinya: sehingga meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak bahkan lebih jauh mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarganya. Kondisi ini menarik untuk dikaji, mengingat usia mereka yang masih muda yang masih membutuhkan dukungan orang tua dalam membantu pertumbuhan mereka masih memerlukan pendidikan yang cukup: tetapi sudah dipaksa oleh situasi sosial untuk bekerja memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana kondisi sosial dan ekonomi orang tua pekerja anak, apa yang melatarbelakangi anak-anak bekerja, bagaimana kondisi kerja dari para pekerja anak, dan kontribusi pekerja anak terhadap pemenuhan kebutuhan hidup keluarga. Selain itu penelitian ini juga ingin mengetahui bagaimana pandangan orang tua dari para pekerja anak khususnya terhadap keinginan para pekerja anak untuk bekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif dengan teknik survai. Pemilihan jenis penelitian ini sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan data atau informasi secara faktual mengenai kondisi atau situasi dari orang tua para pekerja anak di pusat, industri alas kaki Cibaduyut Bandung. Populasi penelitian adalah para orang tua yang anak-anaknya masih berada dalam usia sekolah yang bekerja di pabrik atau industri alas kaki di pusat industri Cibaduyut Hasil penelitian menunjukan Kondisi sosial ekonomi orang tua pekerja anak secara umum dapat dikatakan baik. Anak yang bekerja bisa membantu orang tua meringankan biaya hidup anak tersebut. Banyak faktor yang melatarbelakangi anak-anak bekerja di perusahaan sepatu. Ajakan teman, orang tua, kerabatnya yang juga bekerja di perusahaan sepatu, dan juga inisiatif anak sendiri. Sebagian pekerja anak mengeluhkan kondisi kerja mereka. Upah kecil dan kelelahan merupakan hal yang paling banyak dikeluhkan. Sebagian besar pekerja anak, secara ekonomi memberikan kontribusi terhadap keuangan keluarganya (orang tua), meskipun pemberian tersebut jarang mereka lakukan. Sisa hasil kontribusi tersebut mereka pergunakan untuk keperluan mereka sendiri Kata kunci:

Artikel terkait